Opini: Investasi akal-akalan?

onlineindo.tv. [Int.]

Kabar Makassar — Kenapa susah-susah mengabarkan bahwa kondisi ini anomali? Pertumbuhan ekonomi di kisaran 5% namun daya beli masyarakat turun, gali dong kenapa bisa anomali, bukannya sekedar setop setelah memberi stempel “ANOMALI”.

Di atas kertas bisa saja melebihi 5%. Tetapi ke mana duit investasi-masuk yang menopang pertumbuhan pada angka tersebut? Kalau bahan-bahan pembangunannya didatangkan dari negeri-nya si investor, lalu tenaga-tenaga kerjanya nyaris semua didatangkan juga dari sana, lalu masuknya para naker itu bisa tanpa visa kerja dan bisa bebas visa dan bisa bebas fiskal, trussss… naker dalam negeri sendiri dapat apa?

Baca juga :   Makna Dan Hikmah Idul Fitri

Duit investasi-masuk bukannya masuk berputar dalam sistem perekonomian kita, tetapi mengalir kembali ke negeri asal. Satu-satunya duit yang masuk ke sistem kita hanyalah duit pembebasan lahan doang. Ehhhhhhhhhhhhhhhhhh…. itu pun dari APBN sendiri, kan? Artinya sama aja bo’ong, wong APBN nya ditambal dengan utang.

*Maaf, tidak menerima argumentum ad hominem… Tangkis argumen saya, jangan nyerang pribadi saya.

Baca juga :   Opini: Novel Baswedan Angkat Bicara

DAN….
#JanganTensi

Penulis : Canny Watae