Non ASN Pemkot Makassar Wajib Ikut BPJS Ketenagakerjaan

Kabar Makassar— Pegawai Non-ASN di Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar diwajibkan untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Hal ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Ibrahim Saleh, yang didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Makassar Irwan Bangsawan ketika menerima rombongan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Makassar di Menara Balai Kota Makassar, Senin , 5 Juni 2017.

“Program kecelakaan kerja dan jaminan kematian, tentunya akan menjamin dan memberi rasa aman bagi setiap Non ASN dalam menjalankan tugas dan fungsinya sehari hari, karena adanya program ini,” ucap Ibe’ sapaan Ibrahim Saleh.

Baca juga :   Usai Sertijab, Ini Pesan Kepala BNNP Sulsel Baru

Ibe’ menegaskan, kepada setiap SKPD untuk segera melakukan kerja sama dengan pihak penjamin program keselamatan kerja tersebut. Sebab, tuntutan beberapa SKPD yang rentan dengan resiko pekerjaannya, khususnya terkait pelayanan publik di lapangan.

Dinas Pemadam Kebakaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Satuan Polisi Pamong Praja misalnya. Oleh karena itu, dengan memberikan jaminan keselamatan kerja, para pegawai dapat dengan tenang melaksanakan tugas dan fungsinya masing-masing sebagai pelayan publik.

Baca juga :   Deng Ical Resmikan Kantor Baru Dompet Dhuafa Sulsel

Sementara itu, Kepala Disnaker Makassar, Irwan Bangsawan, berharap agar SKPD yang belum mengikuti program ini segera merealisasikannya. Apalagi, hal ini diatur dalam UU No 12/2011 tentang jaminan keselamatan kerja terkhusus non ASN sudah harus mempunyai program jamiman keselamatan kerja.(*)