KabarMakassar.com -- Produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Kabupaten Kepulauan Selayar mencatat penjualan sekitar Rp7 juta hingga Rp8 juta per hari dalam Pekan Expo UMKM Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Kabupaten Luwu Timur. Terasi Toriolo, ikan kering, dan olahan emping menjadi sejumlah produk yang paling diminati pengunjung.
Tingginya penjualan tersebut terlihat dari ramainya pengunjung yang mendatangi stan UMKM Selayar sejak expo dibuka. Sejumlah produk khas daerah itu diburu untuk dikonsumsi maupun dijadikan oleh-oleh.
Capaian penjualan harian tersebut menunjukkan peluang pasar produk lokal Selayar ketika dipromosikan secara langsung di luar daerah. Pameran juga menjadi kesempatan bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk kepada konsumen yang lebih luas.
Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar, Andi Abdurrahman, mengatakan respons pengunjung menjadi indikasi bahwa produk UMKM daerahnya memiliki daya tarik di pasar luar Selayar.
“Ini menunjukkan bahwa produk UMKM kita punya pasar. Ketika dibawa keluar dan diperkenalkan secara langsung kepada masyarakat, ternyata responsnya sangat baik. Penjualan Rp7 sampai Rp8 juta per hari tentu menjadi hal yang menggembirakan bagi pelaku UMKM kita,” ujar Andi Abdurrahman, Kamis (08/10).
Menurut Andi Abdurrahman, keikutsertaan dalam expo perlu dimanfaatkan untuk membangun jaringan pemasaran, bukan sekadar meningkatkan penjualan selama pameran berlangsung. Pelaku usaha diharapkan dapat mempertahankan minat konsumen setelah kegiatan berakhir.
“Yang kita harapkan bukan hanya habis terjual selama expo. Setelah masyarakat mengenal produknya, harus ada keberlanjutan. Karena itu, kualitas, kemasan, kontinuitas produksi dan pemasaran harus terus kita perkuat,” katanya.
Ia menyebut terasi, ikan kering, dan olahan emping sebagai bagian dari produk unggulan lokal yang memiliki karakter khas. Produk-produk tersebut dinilai berpotensi menjangkau pasar yang lebih luas apabila didukung promosi dan akses pemasaran yang berkelanjutan.
“Kita ingin produk-produk Selayar semakin dikenal. Dari expo seperti ini kita belajar bahwa potensi ekonomi masyarakat kita sangat besar. Tinggal bagaimana kita terus memperkuat promosi dan membuka akses pasar,” jelasnya.
Keikutsertaan UMKM Selayar dalam Pekan Expo Harkopnas ke-79 di Luwu Timur menjadi salah satu upaya memperluas pengenalan produk lokal kepada konsumen di luar daerah.
Selain mendorong transaksi selama pameran, kegiatan ini diharapkan membuka peluang pemasaran jangka panjang bagi pelaku UMKM Selayar.
Penulis: Syamsi Nur Fadhila