Langsung ke konten
News

Tri Sulkarnain Dorong Percepatan Pemekaran Biringkanaya demi Efisiensi Pelayanan

Anggota DPRD Makassar Tri Sulkarnain mendorong percepatan pemekaran Kecamatan Biringkanaya untuk meningkatkan efisiensi dan pemerataan pelayanan masyarakat.

Nofisari
Anggota DPRD Kota Makassar Tri Sulkarnain (Dok: Sinta KabaMakassar)
Anggota DPRD Kota Makassar Tri Sulkarnain (Dok: Sinta KabaMakassar)

KabarMakassar.com — Anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Tri Sulkarnain, mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar segera mempercepat rencana pemekaran Kecamatan Biringkanaya.

Politis Demokrat itu menilai pemekaran diperlukan untuk meningkatkan efisiensi dan pemerataan pelayanan masyarakat yang ada di Biringkanaya. Pasalnya, posisi kantor Kecamatan Biringkanaya saat ini dinilai tidak berada di tengah wilayah pelayanan masyarakat.

"Yang paling urgen itu pelayanan. Kami sangat mendukung pemekaran tersebut kalau sifatnya memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat," kata Tri Sulkarnain, Senin (28/09).

Menurutnya, wilayah Biringkanaya terbagi dalam dua bagian, sementara mayoritas penduduk berada di sisi yang tidak berdekatan dengan kantor kecamatan. Bahkan, terdapat kelurahan yang secara administratif masuk Biringkanaya tetapi aksesnya lebih dekat ke Kecamatan Tamalanrea.

Pemkot Makassar sebelumnya telah menyediakan kantor pelayanan sementara di Kelurahan Daya untuk memudahkan akses masyarakat setempat.

Tri mengatakan pembahasan pemekaran juga telah dikomunikasikan Pemkot Makassar dengan Kementerian Dalam Negeri. Ia meminta proses tersebut segera dilanjutkan apabila seluruh persyaratan telah terpenuhi.

"Kalau memang sesuai persyaratan dan tidak menyalahi aturan, lebih bagus lagi cepat dimekarkan," ujarnya.

Ia juga mengingatkan aspek anggaran harus disiapkan sejak awal. Menurutnya, idealnya pemekaran direalisasikan sebelum pembahasan anggaran pokok agar kebutuhan pembiayaan tidak terkendala di tengah proses pemekaran.

"Harusnya kalau idealnya sebelum pembahasan anggaran pokok, karena jangan sampai di tengah-tengah perjalanan pemekaran dilaksanakan lantas anggarannya tidak ada," tukasnya.

 

Penulis: Nursinta

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua