KabarMakassar.com – Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (BamagNas) Toraja Utara mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Toraja Bermazmur 2027 yang dijadwalkan berlangsung di Kota Rantepao, Kabupaten Toraja Utara pada 12 Februari 2027 mendatang.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat yang digelar di Restoran Indra Hotel, Rantepao, Kamis sore (08/10). Rapat dihadiri Ketua Umum DPD BamagNas Toraja Utara, Asther Ryan, Wakil Ketua Umum Jufri Sambara, sejumlah anggota, serta pengurus panitia Toraja Bermazmur 2027.
Ketua Panitia Toraja Bermazmur 2027, Kristian Takko, mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk menyasar generasi muda, khususnya pelajar tingkat SMP, SMA, dan SMK.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya BamagNas dalam membangun karakter serta memberikan edukasi spiritual kepada remaja di Toraja Utara.
Menurut Kristian, gagasan pelaksanaan Toraja Bermazmur berangkat dari keprihatinan terhadap persoalan pergaulan remaja dan tingginya angka kasus HIV/AIDS di Toraja Utara.
"Segmen Toraja Bermazmur melibatkan anak-anak pelajar SMP dan SMA/SMK atas keprihatinan kita, khususnya BamagNas, terkait dengan angka HIV/AIDS yang tinggi di Toraja Utara," ungkap Kristian.
Ia menjelaskan, melalui kegiatan tersebut, BamagNas ingin menghadirkan ruang positif bagi generasi muda untuk mengekspresikan diri sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari.
Untuk menarik minat para pelajar, Toraja Bermazmur akan dikemas dengan berbagai kegiatan yang dekat dengan dunia remaja, seperti bernyanyi, puji-pujian, solo, pembacaan puisi, tari-tarian, dan sejumlah penampilan lainnya.
Kristian berharap pihak sekolah, khususnya para kepala sekolah, dapat mendukung kegiatan tersebut dengan mengutus siswa-siswi untuk berpartisipasi dalam Toraja Bermazmur 2027.
"Kami berharap ada kerja sama dengan pihak sekolah, terutama kepala sekolah, agar dapat mengutus anak-anak untuk menghadiri kegiatan Toraja Bermazmur," harapnya.
Senada dengan itu, Ketua Umum DPD BamagNas Toraja Utara, Asther Ryan, mengatakan Toraja Bermazmur merupakan kegiatan berskala nasional yang akan dipusatkan di Toraja Utara.
Ia menegaskan, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap generasi muda, sekaligus upaya menjawab berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat, termasuk kekhawatiran terhadap tingginya kasus HIV/AIDS.
"Kami menjawab itu dengan menyentuh anak-anak muda dan remaja. Kami percaya bahwa pencegahan perlu dilakukan sejak dini, salah satunya dengan membawa anak-anak untuk mengenal dan takut akan Tuhan," tuturnya.
Esther berharap kegiatan ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk generasi muda serta pemerintah Kabupaten Toraja Utara dan Kabupaten Tana Toraja, sehingga Toraja Bermazmur dapat menjadi gerakan bersama dalam membangun iman dan karakter generasi penerus.
Pelaksanaan Toraja Bermazmur dijadwalkan menjelang perayaan Hari Valentine yang diperingati setiap 14 Februari. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk memberikan edukasi spiritual dan mengajak generasi muda mengisi masa remaja dengan kegiatan positif sebelum perayaan Valentine.
Melalui Toraja Bermazmur 2027, BamagNas Toraja Utara berharap semakin banyak pelajar yang terlibat dalam kegiatan positif, memperkuat nilai-nilai keimanan, serta memiliki kesadaran untuk menjaga diri dan membangun pergaulan yang sehat.
Penulis: Jerni Bening