KabarMakassar.com -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) meminta Jembatan Salujambu, penghubung Kabupaten Luwu dan Kabupaten Luwu Utara, segera dibuka untuk masyarakat.
Permintaan itu disampaikan setelah pembangunan jembatan dinyatakan rampung 100 persen. Pemanfaatannya tidak perlu menunggu seremoni peresmian.
Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo-SP) Sulsel, Muh Salim Basmin, mengatakan permintaan itu merupakan arahan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman. Arahan tersebut menekankan agar infrastruktur yang sudah selesai dibangun segera memberi manfaat bagi warga.
"Sesuai arahan Bapak Gubernur, Jembatan Salujambu segera dibuka tidak perlu menunggu peresmian. Yang terpenting, masyarakat bisa segera memanfaatkan jembatan untuk akses transportasi dan mobilitas sehari-hari," kata Salim Basmin dalam keterangannya, Kamis (22/10).
Dengan dibukanya jembatan ini, arus transportasi dan mobilitas warga di kedua kabupaten diharapkan berjalan lebih lancar. Kata Salim, Pemprov Sulsel tidak ingin warga menunggu lebih lama hanya karena jadwal seremoni.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan infrastruktur tidak berhenti pada selesainya pekerjaan fisik. Ukuran lainnya adalah manfaat yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.
"Jangan sampai masyarakat harus menunggu terlalu lama. Sepanjang pemeriksaan teknis akhir telah terpenuhi dan jembatan dinyatakan aman untuk dilalui," ujarnya.
Jembatan Salujambu menghubungkan Desa Salujambu, Kecamatan Lamasi, Kabupaten Luwu, dengan Desa Lawewe, Kecamatan Baebunta Selatan, Kabupaten Luwu Utara. Jembatan ini menjadi penghubung antarwilayah bagi warga di dua kabupaten tersebut.
Pembangunannya dilaksanakan melalui Bantuan Keuangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2025. Total alokasi anggarannya mencapai Rp16 miliar.
Dari jumlah itu, Rp13 miliar dialokasikan khusus untuk pembangunan Jembatan Salujambu. Jembatan ini memiliki panjang sekitar 70 meter dan lebar 4 meter. Konstruksinya memadukan struktur beton dan rangka baja.
Dengan rampungnya pekerjaan fisik, Pemprov Sulsel kini menunggu pemeriksaan teknis akhir sebelum jembatan dibuka. Setelah dinyatakan aman, warga dapat langsung melintas untuk kebutuhan sehari-hari.
Penulis: Syamsi Nur Fadhila