KabarMakassar.com -- Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, mengusulkan pembangunan 400 unit Rumah Sejahtera Terpadu (RST) kepada Kementerian Sosial RI untuk membantu masyarakat kurang mampu mendapatkan hunian layak. Usulan tersebut disampaikan Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif saat bertemu Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono di Jakarta, belum lama ini.
Pembangunan 400 unit rumah itu direncanakan berlokasi di Desa Mario Kulo, Kecamatan Kulo, Kabupaten Sidrap. Pemkab Sidrap berharap usulan tersebut mendapat dukungan pemerintah pusat agar dapat ditindaklanjuti sebagai bagian dari penanganan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Syaharuddin mengatakan, melalui usulan pembangunan RST tersebut, pemerintah daerah ingin memperluas akses masyarakat terhadap tempat tinggal yang layak. Program ini diarahkan untuk membantu keluarga kurang mampu yang membutuhkan hunian dengan lingkungan permukiman yang lebih sehat dan aman.
Pembangunan rumah tersebut juga menjadi salah satu upaya Pemkab Sidrap dalam mendorong penanganan kemiskinan di daerah. Pemerintah daerah mengajukan program itu kepada Kementerian Sosial agar mendapat dukungan dan tindak lanjut sesuai mekanisme pemerintah pusat.
Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono merespons positif inisiatif Pemkab Sidrap dalam mengusulkan program pembangunan rumah bagi masyarakat kurang mampu. Ia menyampaikan apresiasi terhadap langkah pemerintah daerah tersebut.
“Kami senang kalau ada pimpinan daerah seperti Bupati Sidrap, luar biasa. Nanti kita jadikan Sidrap sebagai kabupaten percontohan,” ujar Agus Jabo Priyono.
Meski demikian, usulan pembangunan 400 unit RST tersebut masih membutuhkan tindak lanjut dari Kementerian Sosial. Pemkab Sidrap berharap dukungan pemerintah pusat dapat membuka peluang realisasi pembangunan hunian bagi masyarakat yang membutuhkan.
Melalui usulan pembangunan RST, Pemkab Sidrap berupaya mendorong penyediaan hunian yang lebih layak bagi keluarga kurang mampu.
Pemerintah daerah berharap rencana pembangunan 400 unit rumah di Desa Mario Kulo dapat memperoleh dukungan dan segera memasuki tahap tindak lanjut.
Penulis: Syamsi Nur Fadhila