KabarMakassar.com — Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, meminta Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel) lebih peduli terhadap ekosistem digital untuk menjangkau generasi muda, khususnya Gen Z.
Sarmuji menilai Gen Z memiliki karakter berbeda dalam mengakses informasi saat ini. Mereka tumbuh bersama teknologi digital dan menjadikan media sosial serta berbagai platform internet sebagai sumber informasi, termasuk untuk mencari solusi atas persoalan sehari-hari.
Melihat kondisi itu, Golkar Sulsel harus menyesuaikan pendekatan komunikasi dengan kebiasaan generasi muda yang semakin dekat dengan dunia digital.
“Untuk anak-anak muda, Gen Z, dan mungkin nanti bagian Alpha pada saatnya, kami sudah menginstruksikan kepada Golkar Sulawesi Selatan untuk lebih aware, lebih peduli terhadap ekosistem digital, jadi itu baik pemilik suara ataupun mengajak mereka untuk tertarik pada Golkar harus lebih paham dengan digital,” ujar Sarmuji, Minggu (25/10).
Menurut Sarmuji, Gen Z merupakan generasi yang sejak kecil sudah akrab dengan teknologi digital. Kebiasaan tersebut membuat mereka tidak hanya menggunakan internet untuk mencari informasi, tetapi juga memperoleh jawaban atas berbagai persoalan.
“Gen Z adalah generasi pertama yang native digital, generasi yang mulai kecil, bahkan mulai baru lahir, sudah akrab dengan dunia digital,” katanya.
Ia mengungkapkan, perkembangan teknologi turut mengubah cara generasi muda menyelesaikan kebutuhan sehari-hari. Bahkan, mereka mulai memanfaatkan kecerdasan buatan atau AI untuk mencari jawaban atas persoalan pribadi maupun kebutuhan pendidikan.
“Bahkan terakhir-terakhir ini fenomenanya, bukan hanya mencari informasi, bahkan sampai mencari jawaban atas semua persoalan dalam dunia digital,” tuturnya.
Ia menambahkan, generasi muda kini juga memanfaatkan platform digital untuk membantu mengerjakan tugas sekolah hingga mencari jawaban atas persoalan hidup.
“Termasuk persoalan hidupnya, kadang-kadang tanyanya itu ke AI atau melalui platform-platform media sosial yang lain,” tukas Sarmuji.
Penulis: Nursinta