KabarMakassar.com -- Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengungkapkan royalti karya musisi Indonesia melalui Spotify meningkat lebih dari 16 persen sepanjang 2025 dibandingkan tahun sebelumnya.
Sekitar 60 persen royalti tersebut berasal dari pendengar luar negeri, yang menunjukkan peluang musik Indonesia menjangkau pasar internasional.
Hal tersebut disampaikan Fadli dalam sambutannya pada pembukaan Konferensi Musik Indonesia (KMI) 2026 di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (27/10/2026).
Fadli mengatakan, karya musisi Indonesia ditemukan lebih dari 6,3 miliar kali oleh pendengar baru sepanjang 2025. Ia menilai angka tersebut memperlihatkan besarnya jangkauan musik Indonesia melalui platform digital.
“Data Spotify itu sepanjang 2025 karya musisi Indonesia ditemukan lebih dari 6,3 miliar kali oleh pendengar baru, ya, angka yang sangat besar. 6,3 miliar kali royalti yang dihasilkan karya musisi Indonesia melalui Spotify meningkat lebih dari 16% dibandingkan tahun sebelumnya dengan sekitar 60% berasal dari pendengar luar negeri,” kata Fadli.
Ia menyebut pendengar musik Indonesia di luar negeri antara lain berasal dari Amerika Serikat, Jerman, Jepang, Malaysia, dan Inggris. Menurutnya, jangkauan tersebut menunjukkan musik Indonesia memiliki peluang untuk menembus pasar internasional.
“Dan ini juga memperlihatkan musik Indonesia memiliki daya tarik dan peluang besar menjangkau pasar internasional,” ujarnya.
Selain pasar luar negeri, Fadli menyoroti apresiasi masyarakat terhadap musik Indonesia di dalam negeri. Ia menyampaikan bahwa sekitar 80 persen masyarakat Indonesia mendengarkan musik Indonesia.
Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan karya musisi lokal mendapat tempat di pasar domestik. Besarnya jumlah penduduk Indonesia juga menjadi peluang bagi perkembangan industri musik nasional.
“Alhamdulillah, saya mendapat informasi dari BPS bahwa orang Indonesia sekarang ini 80% mendengarkan musik Indonesia. Ini adalah satu berita gembira, artinya musik Indonesia sudah menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” kata Fadli.
Fadli juga memaparkan peningkatan proporsi artis lokal dalam daftar 10 besar Spotify Indonesia. Angkanya meningkat dari sekitar 39 persen pada 2021 menjadi 97 persen pada semester pertama 2026.
Ia menilai perkembangan tersebut mencerminkan peluang bagi musisi, pencipta lagu, dan pelaku industri musik untuk terus memperluas jangkauan karya mereka.
Lebih jauh, Fadli mengungkapkan bahwa salah satu tren yang akan berkembang ke depan adalah cultural and creative industries (CCI) atau industri budaya dan industri kreatif. Kebudayaan berada di hulu sebagai sumber identitas, sedangkan kreativitas bergerak ke hilir melalui berbagai produk dan kegiatan ekonomi, dan keduanya harus berjalan beriringan.
“Dari berbagai data ini memperlihatkan peluang sekali lagi dari CCI yang semakin menurut saya menjanjikan,” jelasnya.
Fadli berharap perkembangan konsumsi musik digital dapat diikuti penguatan ekosistem industri, sehingga musisi Indonesia tidak hanya mampu mempertahankan pasar domestik, tetapi juga menjangkau pendengar di berbagai negara.
Penulis: Syamsi Nur Fadhila