KabarMakassar.com – Prof Suwardi Annas, M.Si., Ph.D., merupakan akademisi Universitas Negeri Makassar (UNM) yang menekuni bidang Statistika Terapan. Guru besar tersebut saat ini menjabat sebagai Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UNM dan maju sebagai calon rektor UNM.
Perjalanan akademik dan profesional Prof Suwardi mencakup pendidikan hingga jenjang doktoral di Jepang, pengalaman memimpin fakultas, serta kontribusi dalam penelitian dan publikasi ilmiah di berbagai bidang.
Lahir di Teppo Batu, Kabupaten Wajo, pada 31 Desember 1969, ia menempuh pendidikan sarjana Pendidikan Matematika di IKIP Ujung Pandang pada 1988–1992. Prof Suwardi kemudian melanjutkan pendidikan magister Statistika di Institut Pertanian Bogor (IPB) pada 1998–2001.
Pendidikan doktoralnya ditempuh di Osaka Prefecture University, Jepang, pada 2003–2007 dengan bidang kajian Statistika Lingkungan. Latar belakang tersebut menjadi bagian dari perjalanan keilmuannya dalam mengembangkan penelitian statistika terapan.
Pengalaman Kepemimpinan di UNM
Karier Prof Suwardi dalam pengelolaan akademik di UNM dimulai sebagai Koordinator Kerja Sama dan Pengembangan FMIPA pada 2010–2014. Ia kemudian menjabat Wakil Dekan Bidang Kerja Sama dan Pengembangan pada 2014–2016, dilanjutkan sebagai Wakil Dekan Bidang Akademik pada 2016–2019.
Pada 2019, Suwardi dipercaya menjabat sebagai Dekan FMIPA UNM. Ia kembali menduduki posisi tersebut pada periode 2023–hingga saat ini.
Selama masa kepemimpinannya, FMIPA UNM mencatat sejumlah capaian dalam pengembangan sumber daya akademik, kualitas pendidikan, penelitian, dan pengelolaan lingkungan kampus.
Jumlah guru besar di FMIPA UNM meningkat dari 21 orang pada 2019 menjadi 54 orang pada 2026. Pada tahun yang sama, fakultas tersebut mencatat Angka Efisiensi Edukasi (AEE) di atas 70 persen untuk mahasiswa yang menyelesaikan studi tepat waktu, yakni maksimal empat tahun.
Dalam bidang akreditasi, FMIPA UNM menjadi fakultas pertama di lingkungan UNM yang meraih lima program studi dengan akreditasi internasional ASIIN dari Jerman pada 2022. Pada 2023, fakultas tersebut juga meraih penghargaan sebagai fakultas terbaik untuk program studi terakreditasi A, Unggul, dan Internasional.
FMIPA UNM turut mencatat penghargaan sebagai fakultas terhijau dan terbersih pada 2023–2026. Pada 2026, fakultas tersebut mengembangkan program UNM Bebas dari Sampah atau zero waste melalui program Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dan pendirian Unit Bank Sampah Fakultas.
Di bidang penelitian, FMIPA UNM memperoleh hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dari DPPM Kemendiktisaintek serta hibah penelitian kerja sama internasional sepanjang 2022–2026. Pada 2026, fakultas tersebut juga meraih juara pertama dalam Pameran Pendidikan, Produk Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNM.
Selain itu, FMIPA UNM lolos penilaian internal sebagai fakultas Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada 2026 dan telah diusulkan kepada Kementerian PANRB.
Penelitian Statistika Terapan di Berbagai Bidang
Di luar tugas kepemimpinan, Prof Suwardi aktif dalam penelitian dan publikasi ilmiah. Kajian yang dikembangkannya mencakup penerapan metode statistika untuk menganalisis persoalan kesehatan, lingkungan, ekonomi, pendidikan, dan kondisi sosial masyarakat.
Sejumlah publikasinya dalam beberapa tahun terakhir membahas faktor-faktor yang memengaruhi angka kematian ibu, analisis ketahanan hidup pasien stroke, dampak polusi udara dan perubahan iklim terhadap pneumonia di Sulawesi Selatan, serta pengelompokan tingkat kriminalitas di Sulawesi Selatan menggunakan metode statistika.
Penelitian lainnya mencakup pemetaan distribusi polusi udara di Kota Makassar, pengelompokan indikator kemiskinan di Indonesia, analisis kasus stunting, hingga pemodelan matematika untuk penyebaran penyakit.
Pada 2026, Suwardi tercatat terlibat dalam penelitian mengenai prediksi kualitas udara, pemetaan zona musim berdasarkan variabilitas curah hujan di Sulawesi Selatan, pemodelan curah hujan Kota Makassar, serta analisis kemandirian keuangan daerah menggunakan pendekatan berbasis faktor sosial ekonomi.
Kontribusinya dalam pengembangan keilmuan juga dituangkan melalui sejumlah buku. Karyanya meliputi Filsafat Statistika yang terbit pada 2015, Statistika Multivariat Teori dan Aplikasinya pada 2018, Statistika Lingkungan pada 2020, serta buku mengenai pemodelan matematika untuk penyebaran Covid-19 dan pneumonia yang diterbitkan pada 2024.
Terlibat dalam Organisasi Akademik dan Profesional
Prof Suwardi juga aktif dalam berbagai organisasi akademik dan profesi. Ia menjabat sebagai Ketua Bidang Penelitian Forum Dekan Asosiasi MIPA LPTK Indonesia sejak 2024 serta anggota bidang kerja sama pendidikan MIPAnet untuk periode 2025–2027.
Ia juga tercatat sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Riset, Inovasi, Saintek dan Isu Strategis DPP IKA-UNM sejak 2024. Di lingkungan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Sulawesi Selatan, Suwardi menjabat sebagai Wakil Sekretaris Dewan Pakar sejak 2023.
Selain itu, ia menjadi anggota Tim Pengendali Mutu Penelitian Bappelitbangda Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sejak 2023 dan pernah menjabat Sekretaris Dewan Riset Daerah Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan pada 2020–2022.
Dalam kegiatan akademik, Suwardi pernah menjadi Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur Mandiri UNM pada 2024 dan 2025, Ketua Panitia Dies Natalis UNM pada 2024, serta Ketua Panitia Pertemuan Tahunan Forum Pimpinan Asosiasi MIPA LPTK Indonesia pada tahun yang sama.
Atas kiprahnya, Suwardi menerima sejumlah penghargaan, di antaranya Tokoh Pendidikan dari Media Kabar Makassar pada 2026, Dosen Peneliti Terbaik II tingkat UNM pada 2022, serta Satya Lencana Karya 20 Tahun dari Presiden Republik Indonesia pada 2015.
Pengalaman pendidikan, kepemimpinan fakultas, penelitian, dan keterlibatan dalam organisasi akademik tersebut menjadi bagian dari perjalanan Prof Suwardi Annas di dunia pendidikan tinggi, seiring langkahnya untuk maju sebagai calon rektor Universitas Negeri Makassar.