kabarbursa.com
kabarbursa.com
banner 728x250
News  

Ratusan Siswa dan Guru di Pinrang Meriahkan Wisata Literasi

banner 468x60

KABARBUGIS.ID – Komunitas Aisyiyah Menulis (KAM) Pinrang mengadakan acara wisata literasi untuk guru dan siswa di Aula SMAN 11 Pinrang, Jalan Ir H Juanda, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, pada tanggal 23 November 2023.

Acara ini dihadiri oleh ratusan guru dan siswa dari tingkat TK, SD, SMP, SMA/MA/SMK se-Kabupaten Pinrang.

Pemprov Sulsel

KAM Pinrang mengundang narasumber dari Balai Bahasa Sulawesi Selatan, yaitu Kepala Subbagian Umum Dewi Pridayanti dan Koordinator KKLP Literasi Asmabuasappe. Selain itu, dua penulis hebat dari Forum Lingkar Pena (FLP) Sulsel juga diundang, yaitu Sekretaris FLP Sulsel Nur Yusriyyah Bakhtiar dan Nurkhalishah, penulis buku "Sang Murabithah" yang merupakan catatan perjalanan berkeliling dunia untuk misi kemanusiaan.

Bunda Literasi Kabupaten Pinrang, Andi Sri Widiyati Irwan, dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pinrang, Andi Matjta Moenta, menjadi pembuka acara wisata literasi ini.

Bunda Literasi Kabupaten Pinrang, Andi Sri Widiyati Irwan, mengungkapkan pentingnya budaya literasi dalam mendukung program pemerintah untuk menciptakan generasi penerus yang berkualitas. Ia menekankan bahwa para siswa harus terus mengembangkan diri dengan rajin membaca, karena membaca adalah kunci dalam mengembangkan wawasan dan pengetahuan.

Ketua KAM Pinrang, Sitti Fatimah, menyatakan bahwa acara wisata literasi guru dan siswa ini diselenggarakan untuk menyambut Hari Guru Nasional yang jatuh pada tanggal 25 November 2023. Tujuan utamanya adalah untuk menumbuhkan minat baca guru dan siswa. Menurut survei, minat baca masyarakat Indonesia masih rendah, sehingga banyak anak-anak yang mengalami kesulitan dalam mengikuti pembelajaran terkait bahasa.

Sitti Fatimah menjelaskan bahwa literasi tidak hanya terkait dengan menulis saja, tetapi juga melibatkan kecakapan berinteraksi. Dengan adanya narasumber yang diundang, diharapkan guru dan siswa dapat memahami cara literasi harus dipupuk dalam diri mereka.

Dia juga menjelaskan bahwa acara wisata literasi ini akan dijadikan sebagai rutinitas tahunan. Ia bangga dengan antusiasme para guru dan siswa dari berbagai sekolah yang dengan semangat mengikuti seluruh rangkaian acara.

Selain itu, kegiatan ini tidak berhenti begitu saja, semua peserta, baik guru maupun siswa, akan mendapatkan pendampingan dalam menulis hingga menghasilkan karya. Para peserta akan dibimbing untuk menulis karya dengan tema "Guru, Tanpamu Apalah Jadinya Aku" untuk siswa dan "Dengarkan Suara Hati Kami" untuk guru. Karya-karya tersebut akan dikumpulkan dalam sebuah antologi.

Dengan demikian, wisata literasi ini diharapkan dapat memperkuat minat baca dan menulis siswa dan guru serta meningkatkan budaya literasi di daerah Kabupaten Pinrang.

PDAM Makassar