kabarbursa.com
kabarbursa.com
banner 728x250
News  

Rahman Pina Prihatin Keluhan Warga Akibat Pemadaman Bergilir

banner 468x60

KabarMakassar.com — Ketua Komisi E DPRD Sulawesi Selatan Rahman Pina mengaku prihatin melihat keluhan masyarakat akibat pemadaman listrik bergilir.

Dimana pemadaman listrik bergilir di Sulsel sudah berlangsung berbulan bulan. Bahkan pemadaman bergilir sebulan terakhir makin parah.

Pemprov Sulsel

"Kita sangat merasakan keresahan atau Keluhan warga akibat padamnya listrik setiap hari,"ujar RP sapaan Rahman Pina kepada kabarmakassar.com, Selasa (28/11).

Berdasarkan pantauan KabarMakassar.com pemadaman bergilir kini berlangsung dua sampai tiga jam. Namun dua pekan terakhir kbertambah menjadi lima sampai tujuh jam terjadi pemadaman.

"Nah kondisi ini membuat aktivitas warga Makassar dan sekitarnya sangat terganggu,"ujarnya.

Legislator itu juga menyebut PLN seolah membuat negara ini seakan akan mundur 100 tahun. Padahal, apapun alasannya, listrik adalah kebutuhan dasar yang wajib dipenuhi.

“Kalau listrik terus dimatikan, apa bedanya warga Makassar dengan warga Gaza yang hidup dalam kegelapan, PLN jangan menjadikan Makassar seperti di Gaza,” tegas politisi Partai Golkar itu.

Dengan kondisi begini kata dia, rakyat dipaksa hidup tanpa listrik berjam-jam. Ia menegaskan, berapa banyak kerugian yang ditimbulkan pemadaman yang telah berlangsung sejak tiga bulan lalu itu.

Kalau ini tidak segera diatasi, jangan salahkan masyarakat kalau mereka ramai ramai ke kantor PLN demo, ajukan gugatan atas kerugian yang mereka derita,” sambung mantan legislator DPRD Makassar itu.

Ketua Fraksi Golkar itu juga meminta PLN bertanggung jawab atas kerugian warga akibat pemadaman listrik bergilir.

Karena itu, RP mendesak agar Manajemen PLN Sulselrabar diganti jika tak sanggup mengatasi persoalan ini. Warga kata dia, sudah bosan mendengar permohonan maaf dari PLN setiap pemadaman berlangsung.

“Kalau memang manajemen PLN Sulselbar tidak bisa mengatasi masalah ini mestinya diganti. Tidak cukup dengan mereka minta maaf tiap hari,”katanya.

Dikonfirmasi KabarMakassar.com, Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Sulselrabar, Ahmad Amirul Syarif mengatakan pemadaman listrik selama ini terjadi akibat adanya gangguan sistem kelistrikan akibat fenomena El Nino.

Ahmad mengungkap musim kering yang berkepanjangan ini berdampak terhadap berkurangnya debit air sehingga menyebabkan kemampuan PLTA turun sekitar 75 persen dari 850 Megawatt (MW) menjadi 200 MW.

PDAM Makassar