Langsung ke konten
News

Puluhan Warga Takalar Diduga Keracunan Usai Santap Makanan di Pesta Pernikahan

Sebanyak 60 warga Takalar diduga keracunan usai menyantap hidangan pesta pernikahan di Galesong. Mayoritas korban anak-anak, polisi periksa sampel makanan.

ardiyanti Diperbarui
(Foto : IST)
(Foto : IST)

KabarMakassar.com -- Sebanyak 60 warga Desa Campagaya, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, diduga mengalami keracunan makanan setelah menyantap hidangan dalam sebuah pesta pernikahan, Senin (02/11/2026).

Puluhan warga tersebut mengalami sejumlah keluhan kesehatan, mulai dari sakit kepala, pusing, mual, muntah, nyeri perut hingga diare. Sebagian besar korban dilaporkan merupakan anak-anak.

Para korban kemudian dilarikan ke sejumlah fasilitas kesehatan di Kabupaten Takalar untuk mendapatkan penanganan medis.

Berdasarkan rekaman video amatir yang beredar, sejumlah mobil ambulans terlihat bergantian menjemput warga dari lokasi hajatan untuk dievakuasi ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Puskesmas Bonto Mangape dan fasilitas kesehatan lainnya.

Dokter Puskesmas Galesong, dr. Ilham, membenarkan adanya puluhan warga yang mendapatkan penanganan medis dengan keluhan serupa.

"Seluruh pasien yang masuk datang dengan keluhan serta gejala yang sama, yakni sakit kepala, sakit perut, mual, hingga diare," ujar Ilham.

Ia menjelaskan, petugas medis telah memberikan penanganan awal kepada para pasien, terutama anak-anak yang mengalami gejala dengan tingkat keparahan berbeda.

Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah kondisi kesehatan pasien semakin memburuk.

Polisi Amankan Sampel Makanan untuk Diperiksa

Menindaklanjuti dugaan keracunan massal tersebut, personel Polsek Galesong bersama Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Takalar mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan.

Kasat Reskrim Polres Takalar, Iptu Haryanto Daeng Pabeta, membenarkan adanya laporan dugaan keracunan makanan yang menimpa puluhan warga.

"Lokasi keracunan massal terjadi tepatnya di Dusun Borong Taipa, Desa Campagaya, Takalar. Saat ini pihak kepolisian masih dalam tahap penyelidikan dan telah mengamankan beberapa sampel barang bukti untuk diperiksa," ujar Haryanto, Selasa (03/11/2026).

Polisi turut mengamankan sejumlah sampel makanan yang disajikan dalam acara pernikahan tersebut untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium.

Sampel yang diamankan meliputi ayam goreng, bakso daging, acar mentimun, es buah, dan sayuran.

Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui apakah makanan yang dikonsumsi warga berkaitan dengan munculnya gejala keracunan.

Hingga Senin (02/11/2026) malam, puluhan warga dilaporkan masih menjalani perawatan di Puskesmas Galesong dan sejumlah fasilitas kesehatan terdekat.

Sementara itu, penyebab pasti dugaan keracunan massal tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dan penyelidikan lebih lanjut oleh kepolisian.

 

Penulis: Soleh Sibali 

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua