Langsung ke konten
News

PORPROV Sulsel 2026 Resmi Dibuka, 5.000 Atlet Berebut Medali

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman resmi membuka PORPROV XVIII 2026 di Bone dan Wajo. Sebanyak 5.000 atlet dari 24 daerah berlaga di 45 cabang olahraga.

ardiyanti Diperbarui
Pembukaan PORPROV Sulsel 2026
Pembukaan PORPROV Sulsel 2026

KabarMakassar.com -- Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Sulawesi Selatan XVIII Tahun 2026 resmi dimulai di Kabupaten Bone dan Wajo, Sabtu (7/11/2026). Ajang olahraga tingkat provinsi yang berlangsung hingga 14 November 2026 ini diikuti kontingen dari 24 kabupaten/kota dengan perkiraan 5.000 atlet yang bertanding pada 45 cabang olahraga (cabor).

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, membuka PORPROV XVIII di Stadion La Patau, Kabupaten Bone. Pembukaan ditandai dengan parade devile kontingen dari 24 kabupaten/kota yang menampilkan seragam dan maskot khas daerah masing-masing. Parade tersebut dipimpin langsung oleh bupati dan wali kota.

PORPROV XVIII Sulawesi Selatan berlangsung selama delapan hari, mulai 7 hingga 14 November 2026, di dua daerah. Kabupaten Bone menjadi lokasi pertandingan 24 cabang olahraga, sedangkan Kabupaten Wajo menyelenggarakan 21 cabang olahraga lainnya.

Andi Sudirman mengatakan PORPROV menjadi salah satu tahapan pembinaan atlet daerah untuk mempersiapkan mereka menghadapi kompetisi yang lebih tinggi. Menurutnya, pertandingan tingkat provinsi dapat menjadi kesempatan bagi atlet untuk menunjukkan kemampuan sekaligus menjadi bahan evaluasi dalam proses pembinaan.

“Mari meriahkan dan kemudian melihat bagaimana atlet kita sekitar 5 ribuan orang akan bertanding untuk 45 cabang olahraga. Semoga kita dapat melahirkan generasi-generasi untuk kemudian bisa bertanding di level olahraga nasional,” ujarnya.

Ia menyebut pembinaan olahraga membutuhkan proses panjang dan tidak dapat dilakukan secara instan. Pemerintah daerah bersama organisasi olahraga perlu menjaga kesinambungan pembinaan, mulai dari peningkatan kemampuan atlet, kualitas pelatih, penguatan organisasi, hingga penyediaan fasilitas latihan dan pertandingan.

PORPROV XVIII juga diharapkan menjadi ajang untuk menemukan atlet potensial yang dapat memperkuat kontingen Sulsel pada kompetisi tingkat nasional maupun internasional. Atlet yang menunjukkan kemampuan selama pertandingan berpeluang menjadi bagian dari proses seleksi dan pembinaan lanjutan.

Dia mengingatkan seluruh atlet, pelatih, official, wasit, dan dewan juri agar menjaga sportivitas selama kompetisi. Ia meminta pertandingan berlangsung dengan menjunjung integritas dan profesionalisme, sehingga hasil yang diperoleh mencerminkan kemampuan masing-masing peserta.

Selain aspek olahraga, penyelenggaraan PORPROV di Bone dan Wajo diperkirakan turut menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat. Kedatangan ribuan peserta dan pendamping berpotensi meningkatkan permintaan terhadap penginapan, transportasi, makanan, serta berbagai layanan lokal.

Aktivitas tersebut juga membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperoleh tambahan pelanggan selama pertandingan berlangsung. Sektor kuliner dan pariwisata di kedua daerah turut menjadi bagian dari aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan penyelenggaraan ajang tersebut.

Andi Sudirman menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bone dan Pemerintah Kabupaten Wajo, KONI, serta induk organisasi cabang olahraga dan masyarakat yang terlibat dalam persiapan PORPROV XVIII.

Ia berharap kompetisi ini dapat menghasilkan atlet berprestasi yang mampu membawa nama Sulawesi Selatan dalam berbagai kejuaraan. Selain kemampuan olahraga, para atlet juga diharapkan memiliki disiplin dan karakter yang mendukung perjalanan mereka dalam dunia olahraga.

“Selamat bertanding untuk semua peserta, junjung tinggi sportivitas. Mari kita kobarkan semangat kompetisi dan satukan tekad untuk kejayaan olahraga di Sulawesi Selatan,” pungkas Andi Sudirman.

 

Penulis: Syamsi Nur Fadhila
 

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua