kabarbursa.com
kabarbursa.com
banner 728x250
News  

Polrestabes Makassar Gagalkan Penyeludupan Ribuan Miras dan Rokok Ilegal Asal China

banner 468x60

KabarSelatan.id — Polrestabes Makassar berhasil menggagalkan penyelundupan Ribuan minuman keras (miras) ilegal asal China dan menangkap dua kurirnya. Selain itu, polisi juga menyita 23 kardus rokok ilegal yang siap edar.

Rencananya, kedua pelaku akan menyelundupkan barang bukti tersebut ke Kota Morowali, Sulawesi Tengah melalui jalur darat.

Pemprov Sulsel

"Saat ini ada dua pelaku yang diamankan. Kemudian jumlah barang ilegal berupa miras itu  ini kurang lebih sekitar 1.000 botol. Dan untuk barang bukti kedua itu 23 kardus rokok merek double happiness tanpa cukai juga diamankan," ujar Kapolrestabes Makassar Kombes Mokhamad Ngajib kepada wartawan, Jumat (02/06) malam.

Dia menjelaskan barang bukti tersebut ditemukan  di sekitar wilayah Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Biringkanaya, Makassar pada Rabu 31 Mei 2023 lalu. Saat itu, pihaknya mendapat informasi jika ribuan miras ilegal tersebut telah diselundupkan melalui Kota Makassar.

"Jadi kita memperoleh informasi dan diselidiki akhirnya dilakukanlah pengungkapan ini. Jadi sebenarnya kita patut duga ini barang selundupan karena ilegal," tegasnya.

Ngajib menyebut kedua pelaku berinisial O dan J. Keduanya ditangkap saat polisi mengamankan barang tersebut.

Kepada polisi, keduanya mengaku jika BB yang diamankan petugas akan diedarkan ke Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng).

"Dua pelaku ini mereka perannya adalah membawa, mengangkut barang ilegal menuju Morowali," ungkapnya.

Lebih lanjut, Ngajib menuturkan bahwa pihaknya saat ini masih akan melakukan pengembangan terkait kasus tersebut. Pihak kepolisian masih mencari tahu terkait kepemilikan barang ilegal itu. Sebab, kata Ngajib bahwa barang ilegal itu diduga kuat sudah banyak beredar di sejumlah lokasi.

"Dari hasil penyelidikan kita, ini juga telah beredar di Kota Makassar, dan tentunya masih dalam proses pengembangan. Ini masih kita kembangkan tentunya diselundupkan dari mana kemudian oleh siapa," pungkasnya.

PDAM Makassar