Langsung ke konten
News

Polisi Tangkap 5 Geng Motor di Makassar Saat Live TikTok

Polrestabes Makassar menangkap lima terduga anggota geng motor Warser di Manggala. Pimpinannya diciduk saat live TikTok dan disebut residivis.

ardiyanti
(Foto : IST)
(Foto : IST)

KabarMakassar.com -- Tim URC Jatanras Satreskrim Polrestabes Makassar menangkap lima orang yang diduga anggota geng motor Warser di sebuah rumah di Jalan Daeng Hayo, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (23/9/2026).

Salah satu yang diamankan yakni Al Kaisar (19), yang disebut polisi sebagai pimpinan kelompok tersebut. Ia diketahui merupakan residivis kasus penganiayaan dan pernah menjalani hukuman penjara.

Kelima orang itu ditangkap ketika sedang melakukan siaran langsung atau live melalui platform TikTok.

Polisi menduga kelompok tersebut terlibat dalam aksi penculikan dan penganiayaan terhadap warga di Makassar.

Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Makassar, AKP Sangkala mengatakan, dalam salah satu kejadian, korban diduga lebih dahulu diculik sebelum mengalami penganiayaan menggunakan senjata tajam.

Korban disebut terkena anak panah hingga menancap di bagian punggung serta mengalami luka akibat tebasan parang.

"Pelaku yang merupakan pimpinan kelompok motor ini merupakan residivis geng motor dan pernah menjalani hukuman di Lapas dengan kasus penganiayaan," kata Sangkala, Rabu (23/9/2026).

Polisi kini masih mendalami dugaan keterlibatan kelompok Warser dalam sejumlah aksi kekerasan. Sedikitnya terdapat tiga tempat kejadian perkara (TKP) di Makassar yang tengah diselidiki dan diduga berkaitan dengan kelompok tersebut.

Berdasarkan penyelidikan awal kepolisian, kelompok itu diduga memiliki pola berkonvoi pada waktu tertentu sebelum melakukan penyerangan terhadap warga.

Dalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sepeda motor yang diduga digunakan saat beraksi serta busur panah yang berkaitan dengan kasus penganiayaan terhadap korban.

Kelima orang yang diamankan kini menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polrestabes Makassar.

Sementara itu, polisi masih melakukan pengembangan kasus dan mengejar anggota lain yang diduga terlibat dalam sejumlah aksi kelompok tersebut.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua