KabarMakassar.com -- Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menargetkan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Komunal di Desa Setanger, Kecamatan Liukang Tangaya, mulai Maret 2027. Desa di wilayah kepulauan terluar Pangkep tersebut masuk dalam prioritas survei pembangunan PLTS Komunal tahun 2026.
Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau (MYL), menyebut wilayahnya memperoleh kuota pembangunan PLTS Komunal terbanyak di Sulawesi Selatan. Pemerintah daerah menargetkan pembangunan 71 unit PLTS Komunal hingga 2029 untuk memperluas akses listrik di wilayah yang belum terjangkau layanan kelistrikan secara memadai.
Pada 2026, tujuh wilayah kepulauan masuk dalam prioritas survei pembangunan PLTS Komunal. Desa Setanger menjadi salah satu lokasi yang dipersiapkan untuk program tersebut.
Menurut MYL, tahapan tahun ini masih berfokus pada perencanaan dan persiapan. Pemerintah daerah berharap pembangunan fisik dapat dimulai pada 2027 setelah kesiapan lokasi terpenuhi.
Ia meminta pemerintah desa dan masyarakat membantu proses persiapan, terutama memastikan ketersediaan lahan yang sesuai dan tidak bermasalah. Kesiapan lahan menjadi salah satu faktor yang menentukan kelancaran pelaksanaan pembangunan.
“Alhamdulillah, Desa Setanger masuk dalam prioritas survei PLTS tahun ini. Kami berharap dukungan pemerintah desa dan masyarakat, terutama dalam menyiapkan lahan yang layak. Jika lahannya siap, pembangunan bisa lebih cepat direalisasikan,” jelasnya.
Selain PLTS Komunal, Pemkab Pangkep juga mengusulkan Desa Setanger sebagai lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih. Program tersebut diharapkan dapat masuk dalam agenda pembangunan 2027 dan mendukung kegiatan ekonomi masyarakat pesisir dan memperkuat aktivitas perikanan sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan warga.
Kepala Desa Setanger, Zubair, mengatakan masyarakat menyambut rencana pembangunan PLTS Komunal setelah desa mereka masuk dalam daftar prioritas survei. Ia menyebut pembangunan berdasarkan kesepakatan dengan bupati direncanakan dimulai Maret 2027.
“Kami atas nama pemerintah desa dan seluruh masyarakat Desa Setanger menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden atas program listrik masuk desa, Kementerian ESDM, Gubernur Sulawesi Selatan, dan Bupati Pangkep,” ungkap Zubair.
Zubair juga menyampaikan bahwa lokasi Kampung Nelayan Merah Putih telah ditinjau oleh bupati dan dinilai memenuhi persyaratan awal. Namun, pemerintah desa masih menunggu tahapan survei dari Kementerian Kelautan dan Perikanan sebelum program tersebut dapat dipastikan pelaksanaannya.
“Lokasinya juga sudah disurvei oleh Bupati dan dinilai memenuhi syarat. Selanjutnya kita menunggu survei dari Kementerian Kelautan dan Perikanan,” ujarnya.
Ia berharap kedua program tersebut dapat direalisasikan sehingga masyarakat memperoleh akses listrik yang lebih baik dan fasilitas pendukung kegiatan perikanan.
“Harapan kami, dengan hadirnya PLTS Komunal dan Kampung Nelayan Merah Putih, masyarakat semakin sejahtera dan perekonomian Desa Setanger bisa lebih berkembang,” tutupnya.
Penulis: Syamsi Nur Fadhila