Langsung ke konten
News

PLN Sulselrabar Catat 4.438 Pelanggan Listrik untuk Sektor Pertanian

PLN UID Sulselrabar mencatat 4.438 pelanggan Electrifying Agriculture hingga September 2026. Pemanfaatan listrik untuk irigasi turut mendukung peningkatan hasil panen padi di Sidrap.

ardiyanti Diperbarui
Penerapan program Electrifying Agriculture (EA) (dok. Ist)
Penerapan program Electrifying Agriculture (EA) (dok. Ist)

KabarMakassar.com -- PLN UID Sulselrabar mencatat 4.438 pelanggan program Electrifying Agriculture (EA) hingga September 2026. Total daya listrik yang tersambung kepada para pelanggan tersebut mencapai 208.553,3 kVA. Program ini diarahkan untuk memasok kebutuhan listrik di sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan.

Salah satu penerapan program tersebut berlangsung di Desa Takkalasi, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan. Di desa itu, listrik dimanfaatkan untuk menggerakkan pompa air yang mengairi sawah warga. Pemanfaatan ini berjalan di tengah musim kemarau panjang yang melanda wilayah tersebut.

Hasil panen di Takkalasi pun menunjukkan peningkatan. Pada Agustus 2026, produktivitas padi di desa itu mencapai 10,4 ton per hektare. Sebelumnya, pada musim tanam yang lalu, hasil panen berada di kisaran 7 ton per hektare. Artinya, ada kenaikan sekitar 3,4 ton untuk setiap hektare lahan.

Meski begitu, listrik bukan satu-satunya faktor yang mendorong kenaikan tersebut. Peningkatan hasil panen ini juga ditopang oleh upaya optimalisasi lahan serta penyediaan sumber air. Pemanfaatan listrik untuk pengairan melengkapi berbagai langkah itu.

General Manager PLN UID Sulselrabar, Didik Wicaksono, menjelaskan bahwa program ini ditujukan untuk membantu para petani menekan biaya yang harus mereka keluarkan.

"Melalui electrifying agriculture, kami mendorong pemanfatan listrik yang lebih produktif dan efisien untuk membantu petani menekan biaya operasional, meningkatkan hasil pertanian serta memperkuat ketahanan pangan," ujar Didik, dalam keterangan resminya, Selasa (13/10/2026)

Didik kemudian menyampaikan tujuan yang ingin dicapai PLN melalui program tersebut.

"Kami ingin listrik tidak hanya menerangi, tetapi juga menggerakkan prouktivitas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya.
 

Penulis: Syamsi Nur Fadhila

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua