Langsung ke konten
News

Petani di Bonto Baddo Takalar Ditemukan Meninggal Dunia

Seorang petani berinisial RA (48) ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Bonto Baddo, Takalar, Minggu sore. Polisi melakukan olah TKP.

Nofisari Diperbarui
Polisi melakukan olah TKP dan memasang garis polisi di rumah tempat seorang petani ditemukan meninggal dunia di Bonto Baddo, Takalar (Dok: Ist)
Polisi melakukan olah TKP dan memasang garis polisi di rumah tempat seorang petani ditemukan meninggal dunia di Bonto Baddo, Takalar (Dok: Ist)

KabarMakassar.com - Seorang petani berinisial RA (48) ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Lingkungan Bonto Baddo, Kelurahan Malewang, Kecamatan Polombangkeng Utara (Polut), Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Minggu (18/10) sore.

Korban ditemukan oleh kerabatnya sekitar pukul 18.00 WITA dalam kondisi tidak bernyawa di atas tempat tidur.

Kapolsek Polombangkeng Utara, Iptu Haris, membenarkan peristiwa tersebut.

"Betul, ada kejadian penemuan mayat seorang pria di dalam rumah di Lingkungan Bonto Baddo," ujar Haris.

Berdasarkan keterangan saksi, korban masih terlihat beraktivitas pada Minggu dini hari sekitar pukul 01.00 WITA. Saat itu, korban baru kembali ke rumah dan memarkir kendaraannya di depan pintu.

Pada pukul 10.00 WITA, seorang kerabat korban yang berusia 16 tahun sempat masuk ke rumah untuk mengajaknya sarapan. Namun, korban terlihat sedang berbaring miring di tempat tidur.

Mengira korban masih tidur, saksi kemudian mematikan lampu ruang tamu dan meninggalkan rumah.

Kecurigaan muncul ketika saksi kembali mendatangi rumah korban sekitar pukul 18.00 WITA untuk membangunkannya. Saat memeriksa kondisi korban di kamar, saksi mendapati korban sudah kaku dan tidak bernyawa.

Menerima laporan warga, personel Polsek Polombangkeng Utara mendatangi lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi.

Sekitar pukul 20.30 WITA, Tim Identifikasi Polres Takalar yang dipimpin Pawas Ipda Muchtadir bersama Pamapta 1 Ipda Slamet Riady tiba di lokasi untuk melakukan identifikasi dan olah TKP.

Pihak keluarga menyebut korban selama ini tinggal seorang diri di rumah tersebut. Keluarga menduga korban meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya.

Atas pertimbangan tersebut, keluarga menolak dilakukan autopsi dan memilih mengurus pemakaman korban.

 

Penulis: Sholeh Sibali

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua