Langsung ke konten
News

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Uji Coba Clusterisasi Layanan Biosolar di SPBU Makassar

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menguji coba clusterisasi layanan Biosolar di Makassar untuk menata antrean bus dan truk serta menjaga kelancaran lalu lintas.

Nofisari Diperbarui
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melakukan uji coba pengaturan layanan Biosolar melalui skema clusterisasi di salah satu SPBU di Makassar (Dok: Ist)
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melakukan uji coba pengaturan layanan Biosolar melalui skema clusterisasi di salah satu SPBU di Makassar (Dok: Ist)

KabarMakassar.com - Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mulai melakukan uji coba pengaturan layanan Biosolar melalui skema clusterisasi di SPBU yang menyalurkan produk tersebut di Kota Makassar. Skema ini dikoordinasikan bersama Pemerintah Kota Makassar untuk menata pola pengisian kendaraan, terutama bus dan truk, sekaligus mengurangi kepadatan antrean yang berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas. Salah satu SPBU yang menerapkan pengaturan ini adalah SPBU 74.902.31 di Jalan AP Pettarani, Makassar.

Dari sisi ketersediaan, penyaluran Biosolar di wilayah Makassar terus dijaga agar dapat memenuhi kebutuhan konsumen sesuai ketentuan yang berlaku. Pengaturan waktu pelayanan menjadi salah satu langkah yang diuji untuk mengelola kedatangan kendaraan berdasarkan kelompok layanan, sehingga pergerakan bus dan truk dapat lebih tertata dan tidak terkonsentrasi pada waktu yang bersamaan.

Pelaksanaan uji coba ini akan dipantau dan dievaluasi dengan mempertimbangkan kondisi antrean di SPBU, pola kedatangan kendaraan, efektivitas pengaturan waktu pengisian, serta dampaknya terhadap kelancaran lalu lintas. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi bahan pertimbangan bagi Pertamina bersama Pemerintah Kota Makassar sebelum menentukan penerapan skema clusterisasi secara lebih luas di Kota Makassar.

Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan bahwa uji coba ini merupakan langkah bersama untuk mencari pola pelayanan Biosolar yang lebih tertata, terutama di kawasan dengan mobilitas kendaraan yang tinggi.

“Pengaturan layanan melalui clusterisasi saat ini masih dalam tahap uji coba di SPBU penyalur Biosolar di Kota Makassar. Kami bersama Pemerintah Kota Makassar akan melihat efektivitas pelaksanaannya, mulai dari pengaturan waktu pengisian hingga dampaknya terhadap antrean dan lalu lintas. Hasil evaluasi akan menjadi dasar untuk menentukan skema layanan yang paling sesuai dengan kondisi di lapangan,” ujar Lilik.

Selama uji coba berlangsung, Pertamina bersama pengelola SPBU melakukan pemantauan terhadap kondisi antrean dan realisasi penyaluran, sekaligus mengoptimalkan penataan kendaraan di area pengisian. Apabila terjadi kepadatan, pengelola SPBU akan melakukan pengaturan agar antrean tetap berada di area yang telah ditentukan dan tidak menghambat arus lalu lintas di jalan sekitar.

Pertamina mengimbau masyarakat untuk menggunakan Biosolar sesuai peruntukan dan kebutuhan. Apabila menemukan kendala pelayanan atau indikasi pelanggaran dalam penyaluran BBM, masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui Pertamina Customer Solution (PCS) 135 untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua