kabarbursa.com
kabarbursa.com
banner 728x250
News  

Penolakan Reklamasi Pulau Lae-lae, Pj Sekda Sulsel : Membuka Tenaga Kerja

banner 468x60

KabarMakassar.com — Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menanggapi aksi penolakan masyarakat dan nelayan terhadap rencana reklamasi Pulau Lae-lae beberapa hari lalu.

Penolakan reklamasi Pulau Lae-lae oleh masyarakat dan nelayan itu dilakukan sebab dianggap akan merampas ruang hidup masyarakat pulau dengan mematikaj sumber wilayah tangkap nelayan.

Pemprov Sulsel

Pj Sekda Sulsel, Andi Darmawan Bintang, mengatakan penolakan itu kemungkinan karena masih kurangnya sosialisasi sehingga masyarakat setempat belum memahami betul tujuan dari reklamasi tersebut

"Saya kira penolakan itu merupakan sebuah dinamika dalam proses pelaksanaan reklamasi ini. Yang paling penting adalah bagaimana kita memberikan sosialisasi dan pengertiansupaya reklamasi ini tidak dimengerti sepenggal-sepenggal," ucap Darmawan saat ditemui di sela sela jalan santai Anti Mager depan rumah jabatan Gubernur Sulsel, Minggu (21/05).

Ia menjelaskan, pihak pemprov memperhatikan apa saja yang mesti diperhatikan pada saat proses reklamsi yang dilakukan dengan menggelar pertemuan yang melibatkan masyarakat setempat.

Menurutnya, berhasilnya proses reklamasi itu akan membawa warna baru dalam siklus perekonomian masyarakat di Pulau Lae-lae.

"Karena itu akan dijadikan sebuah tempat wisata yang tidak hanya memberikan keuntungan untuk masyarakat sekitar. Tapi juga akan membuka tenaga kerja dari lokasi tersebut," pungkasnya.

Diketahui sebelumnya rencana reklamasi Pulau Lae-lae adalah  kelanjutan dari perjanjian kerja sama Pemprov Sulsel dengan PT Yasmin selaku kontraktor.

Reklamasi tersebut merupakan tindak lanjut dari reklamasi CPI dimana Pemprov masih kekurangan lahan seluas 12,11 hektar.

PDAM Makassar