kabarbursa.com
kabarbursa.com
banner 728x250
News  

Pemprov Sulsel Dorong Investasi Ekonomi Hijau

banner 468x60

KabarMakassar.com — Pembangunan rendah karbon merupakan salah satu strategi transisi menuju ekonomi hijau dan pembangunan berkelanjutan.

Dengan itu, Pemprov Sulsel turut berupaya mewujudkan ekonomi hijau di Sulsel.

Pemprov Sulsel

Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk mewujudkan ekonomi hijau. Termasuk dengan pengembangan wisata berbasis lingkungan.

Hal ini dianggap tepat, dalam upaya menggaet investor untuk pembiayaan pengembangannya. Sebab, tidak mudah untuk membiayai ekonomi hijau dengan mengandalkan APBD.

"Kita punya potensi di desa wisata. Ini lebih kepada pendekatan lingkungan, berwawasan lingkungan seperti pinus Bone. Di Buttu Macca ada wisata pegunungan, view panorama. Terus Ollon juga kita bangun wisata untuk panorama. Jadi lebih kepada desa hijau," ujarnya, Senin (05/06).

Menurutnya, desa wisata menjadi garda terdepan dalam penerapan ekonomi hijau di Sulsel. Sebab, selain lokasinya yang memang ada di desa, juga potensinya masih sangat ramah dengan lingkungan.

Sehingga, diharapkan bisa menjadi pemicu kemandirian desa. Sekalipun nantinya ada investor yang datang mengelola, tetapi permanfaatan SDA dan pemberdayaan SDM setempat tetap ada di sana.

"Desa wisata dan kemandirian desa kita mau lekatkan, nanti semacam sinergitas program provinsi dengan desa. Termasuk rutinitas untuk koordinasi dengan pemdanya," ungkap Andi Sudirman.

Selain itu, ia juga mengatakan, saat ini Sulsel punya 7 desa wisata yang masuk 75 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI). Sehingga, kedepannya akan ada seleksi lagi terkait dengan prioritas potensi yang akan diangkat ke ranah nasional.

"Itu bisa jadi acuan untuk seleksi. Akan ada intervensi untuk skala prioritas, misalnya Rammang-Rammang, Buttu Macca, kita pilih kemudian disesuaikan budget dengan potensi lebih cepat," terangnya.

Terkait itu, Pengamat keuangan Unismuh Makassar, Sutardjo Tui menilai, saat ini Sulsel belum terlalu urgent untuk penerapan ekonomi hijau. Sebab, kondisi lingkungan masih tergolong baik.

Menurutnya, masih banyak wilayah hutan yang terdapat di Sulsel. Kemudian lokasi-lokasi hijau juga masih ada di mana-mana. Polusi pun belum begitu masif terjadi, tidak seperti Jakarta maupun beberapa kota besar lainnya.

"Kalaupun itu diterapkan, berarti sifatnya lebih kepada tindakan antisipatif," jelasnya.

PDAM Makassar