Langsung ke konten
News

Pemprov Sulbar Perluas Literasi Digital ke Sekolah dan Pelaku UMKM

Pemprov Sulbar memperluas literasi digital melalui program di 70 sekolah, pelatihan UMKM, serta rencana pengembangan kompetensi teknologi bagi ASN.

Nofisari Diperbarui
Ilustrasi (Dok: Ist)
Ilustrasi (Dok: Ist)

KabarMakassar.com — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat memperluas program literasi digital melalui kerja sama dengan berbagai pihak. Program ini mencakup edukasi teknologi bagi siswa, tenaga pendidik, pelaku usaha, serta rencana pengembangan pelatihan bagi aparatur sipil negara (ASN).

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfoss) Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar, mengatakan Pemprov Sulbar telah menjalin kerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sejak 2025.

Kerja sama tersebut diawali dengan pengukuran kompetensi digital ASN, kemudian dilanjutkan dengan pelatihan yang menyasar pejabat pemerintah daerah, tenaga pendidik, siswa, dan pelaku usaha.

Pada 2026, Pemprov Sulbar kembali membangun kerja sama dengan Kaizen Collaborative Impact. Program yang merupakan inisiatif ASEAN Foundation dan Google.org tersebut bergerak di bidang literasi digital, termasuk adaptasi terhadap perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Program tersebut telah menjangkau 70 sekolah di Sulawesi Barat dengan total sekitar 26.000 peserta. Pesertanya terdiri atas sekitar 24.000 siswa SMA/SMK dan 2.200 guru.

Selain menyasar lingkungan pendidikan, program literasi digital bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mulai dijalankan pada 2 Mei 2026. Pelatihan ini berfokus pada pemanfaatan teknologi untuk mendukung pengembangan usaha.

Pemprov Sulbar juga mendorong agar pelatihan serupa diberikan kepada ASN. Materi untuk organisasi perangkat daerah (OPD) akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing instansi, khususnya dalam pemanfaatan teknologi terkini.

Ridwan menilai, pengalaman pelaksanaan program literasi digital tersebut dapat menjadi dasar untuk memperluas edukasi teknologi kepada kelompok masyarakat lainnya, termasuk penyuluh pertanian.

Menurutnya, literasi digital dan pemahaman AI dapat dikembangkan melalui kerja sama kolaboratif agar pemanfaatan teknologi semakin sesuai dengan kebutuhan berbagai sektor di Sulawesi Barat.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua