Langsung ke konten
News

Pemkot Makassar Perkuat Kompetensi ASN Lewat Bimtek Keprotokolan dan Public Speaking

Sekda Makassar Andi Zulkifly membuka bimtek keprotokolan dan public speaking bagi ASN Pemkot Makassar untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas pelayanan publik.

Nofisari Diperbarui
Sekda Kota Makassar Andi Zulkifly Nanda saat membuka Bimtek Keprotokolan dan Public Speaking bagi ASN di lingkup Pemkot Makassar (Dok: Ist)
Sekda Kota Makassar Andi Zulkifly Nanda saat membuka Bimtek Keprotokolan dan Public Speaking bagi ASN di lingkup Pemkot Makassar (Dok: Ist)

KabarMakassar.com — Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly, secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Keprotokolan dan Public Speaking bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setda Kota Makassar ini berlangsung di Hotel Celebes, Malino, Kabupaten Gowa, Jumat (16/10).

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Bagian Protokol Provinsi DKI Jakarta Firmansyah Rasyid, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setda Kota Makassar Andi Ardhy Rahadian Sulham, Direktur Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Indonesia Mandiri, serta puluhan pejabat teknis dan pengelola keprotokolan dari seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) se-Kota Makassar.

Sekda Makassar Andi Zulkifly menegaskan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan investasi terbaik bagi jalannya roda pemerintahan daerah.

"Aset yang paling berharga bagi pemerintah kota bukanlah gedung atau kendaraan dinas baru, melainkan SDM ASN yang berkapasitas dan berintegritas. Merekalah penggerak utama dalam merencanakan, melaksanakan, hingga mengawasi kebijakan pimpinan," ujar Andi Zulkifly.

Mantan Camat Ujung Pandang itu juga menyoroti peran strategis bidang keprotokolan dalam menjaga citra, marwah, serta wibawa instansi dan pimpinan daerah.

Menurutnya, pemahaman mengenai aturan keprotokolan dan teknik komunikasi yang tepat harus dimiliki oleh seluruh unit kerja, tidak terbatas pada Bagian Prokopim saja.

"Protokol adalah garda terdepan pimpinan. Baik buruknya citra dan Wibawa wali kota maupun wakil wali kota sangat dipengaruhi oleh kesiapan serta keandalan petugas protokol di lapangan," tegasnya.

Lebih lanjut, Sekda Zulkifly mengingatkan agar seluruh peserta mengikuti bimtek ini secara sungguh-sungguh dan tidak menganggapnya sekadar formalitas perjalanan dinas semata.

Ia berharap ilmu yang diperoleh dari para narasumber berkompeten dapat langsung diimplementasikan di instansi masing-masing guna mendukung efisiensi, kerapian tata kelola acara, serta manajemen krisis keprotokolan di Pemkot Makassar.

Melalui pelatihan ini, Sekda Makassar ini berharap kualitas pelayanan publik di setiap SKPD dapat meningkat secara signifikan, sekaligus meminimalisasi aduan masyarakat terkait kendala komunikasi dan pelayanan.

"Harapan kita, pelayanan publik di setiap SKPD dapat berjalan jauh lebih baik. Dengan adanya bimtek ini, ASN belajar cara berkomunikasi dan mengatur jadwal kegiatan dengan presisi, sehingga keluhan atau aduan dari masyarakat dapat kita tekan," pungkasnya.

 

Penulis: Nursinta

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua