KabarMakassar.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangkep melepas jenazah tiga petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) yang gugur saat menjalankan tugas kemanusiaan. Prosesi penghormatan terakhir dipimpin Wakil Bupati Pangkep Abd Rahman Assegaf sebelum jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan, Rabu (30/09).
Ketiga petugas tersebut yakni Komandan Pleton A Damkar Pangkep Ince Irwan Nurdin, Rusman Hadi, dan Jamaluddin. Prosesi pelepasan turut dihadiri jajaran pemerintah daerah, rekan kerja, keluarga, serta masyarakat.
Wakil Bupati Pangkep Abd Rahman Assegaf menyampaikan belasungkawa atas kepergian ketiga petugas tersebut. Ia mengatakan para korban gugur ketika menjalankan tugas untuk memberikan pertolongan dan perlindungan kepada masyarakat.
“Kepergian almarhum merupakan duka yang mendalam bagi kita semua. Mereka telah memberikan pengabdian dan menjalankan tugas untuk melindungi masyarakat. Atas nama Pemerintah Kabupaten Pangkep, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan,” ujarnya.
Salah satu korban, Ince Irwan Nurdin, telah mengabdikan diri sebagai petugas pemadam kebakaran selama 19 tahun 9 bulan. Ia lahir di Pangkep pada 28 Januari 1988 dan meninggal dunia di usia 38 tahun.
Dalam sambutan Bupati Pangkep yang dibacakan Asisten I Pemkab Pangkep, Thamrin, Ince disebut telah mendedikasikan sebagian besar hidupnya untuk tugas kemanusiaan. Pengabdiannya di Damkar menjadi bagian dari pelayanan kepada masyarakat Pangkep.
“Saudara kita, Bapak Ince Irwan Nurdin, bukan sekadar seorang komandan pleton di kesatuan pemadam kebakaran. Di mata Pemerintah Kabupaten Pangkep dan seluruh masyarakat, beliau adalah sosok pahlawan kemanusiaan yang sesungguhnya,” katanya.
Sementara itu, Rusman Hadi, 27, merupakan warga Bowong Cindea, sedangkan Jamaluddin, 32, merupakan warga Pabundukang. Keduanya masing-masing meninggalkan seorang istri dan dua orang anak.
Ketiganya gugur dalam kecelakaan saat armada Damkar Pangkep menuju lokasi kebakaran lahan pada Senin (29/09). Armada tersebut sebelumnya menerima laporan warga sekitar pukul 13.20 Wita dan membawa tujuh personel menuju lokasi.
Dalam perjalanan, armada melintas di sekitar Pertamina Gentung. Kendaraan kemudian oleng saat melaju dalam kondisi darurat untuk menghindari kendaraan yang sedang mengantre, sebelum menghantam trotoar dan terbalik.
Bagi jajaran Damkar Pangkep, kepergian ketiga petugas tersebut menjadi kehilangan besar. Mereka meninggal saat tengah menjalankan tugas merespons laporan kebakaran dan memberikan pertolongan kepada masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Pangkep menyatakan akan tetap mendampingi keluarga yang ditinggalkan. Dukungan tersebut diberikan sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap keluarga para petugas yang gugur dalam menjalankan tugas.
Pihak keluarga Ince Irwan Nurdin juga menyampaikan terima kasih atas empati dan dukungan berbagai pihak selama proses penghormatan hingga pemakaman.
“Dari pihak keluarga besar, rasa terima kasih kami atas semua empati dan atas berbagi duka. Semoga empati itu bisa menjadi kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan,” ungkap perwakilan keluarga.
Keluarga juga memohon maaf kepada seluruh pihak apabila semasa hidup almarhum terdapat kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak, lahir maupun batin.
Prosesi pelepasan tersebut menjadi penghormatan terakhir bagi Ince Irwan Nurdin, Rusman Hadi, dan Jamaluddin sebelum jenazah diserahkan kepada keluarga. Ketiganya kemudian dimakamkan oleh keluarga masing-masing.
Penulis: Syamsi Nur Fadhila