Langsung ke konten
News

Pemkab Maros Latih Hampir 5.000 Pemuda untuk Tekan Pengangguran

Pemkab Maros melatih hampir 5.000 pemuda untuk memasuki dunia kerja sebagai bagian dari upaya menekan angka pengangguran yang mencapai 8.295 orang.

Nofisari Diperbarui
Ilustrasi (Dok: Int)
Ilustrasi (Dok: Int)

KabarMakassar.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros terus berupaya menekan angka pengangguran melalui program pelatihan dan peningkatan keterampilan bagi masyarakat usia produktif. Melalui kerja sama dengan lembaga pelatihan dan balai tenaga kerja, hampir 5.000 pemuda dan pemudi di Maros telah mendapatkan pelatihan untuk mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.

Bupati Maros, Chaidir Syam, mengatakan angka pengangguran di Kabupaten Maros masih mencapai sekitar 8.295 orang. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong peningkatan keterampilan masyarakat agar dapat memenuhi kebutuhan dunia kerja.

“Kita sudah mendapatkan support dari beberapa LPK untuk program pengiriman tenaga kerja ataupun juga membuat mereka bisa terampil,” kata Chaidir.

Pemkab Maros bekerja sama dengan lembaga pelatihan kerja (LPK) serta balai tenaga kerja yang berada di Kota Makassar dan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep).

Dari kerja sama tersebut, hampir 5.000 pemuda dan pemudi Maros telah mendapatkan pelatihan dan dipersiapkan untuk memasuki dunia kerja.

Menurut Chaidir, peningkatan keterampilan menjadi penting karena kebutuhan dunia kerja saat ini semakin mengarah pada tenaga kerja yang memiliki keahlian tertentu.

Terlebih, sejumlah investasi mulai masuk ke Kabupaten Maros dan membutuhkan tenaga kerja dengan keterampilan sesuai kebutuhan industri.

“Beberapa investasi masuk di beberapa program di Kabupaten Maros dan beberapa tempat, dia menginginkan tenaga kerja yang punya keterampilan, punya keahlian,” ujarnya.

Chaidir mengatakan, kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang bagi masyarakat setempat untuk mempersiapkan diri agar dapat memenuhi kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor.

Selain mempersiapkan masyarakat untuk bekerja di perusahaan, Pemkab Maros juga memberikan pelatihan agar anak muda mampu menciptakan peluang usaha secara mandiri.

Salah satunya melalui pelatihan di bidang usaha kafe serta berbagai program keterampilan lainnya.

Melalui program pelatihan kerja dan kewirausahaan tersebut, Pemkab Maros berupaya membuka peluang bagi masyarakat usia produktif untuk mendapatkan pekerjaan maupun mengembangkan usaha sendiri.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua