Langsung ke konten
News

Peduli Kesehatan Warga, Malaqbi Institute Bagikan Masker ke Pengendara

Malaqbi Institute membagikan masker kepada anak-anak dan pengendara di Mamuju untuk melindungi kesehatan di tengah kabut asap akibat karhutla.

Nofisari Diperbarui
Direktur Malaqbi Institute, Kamin Islamin saat membagikan masker di Jalan Jenderal Sudirman Karema (Dok: Muh Rizaldy Andi Djemmang KabarMakassar)
Direktur Malaqbi Institute, Kamin Islamin saat membagikan masker di Jalan Jenderal Sudirman Karema (Dok: Muh Rizaldy Andi Djemmang KabarMakassar)

KabarMakassar.com – Malaqbi Institute melaksanakan aksi sosial berupa pembagian masker kepada masyarakat di jalan Jendral Sudirman, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Jumat (16/10).

Kegiatan ini menyasar anak-anak dan para pengendara yang melintas sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat.

Pembagian masker tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dan melindungi diri dari paparan debu serta polusi udara saat beraktivitas di luar ruangan.

Terlebih ditengah kondisikabut asap yang melanda Kabupaten Mamuju akibat karhutla yang terjadi.

Anak-anak menjadi salah satu sasaran utama dalam kegiatan ini karena membutuhkan perhatian dalam menjaga kesehatan, terutama ketika beraktivitas di lingkungan dengan kualitas udara yang kurang baik.

Direktur Malaqbi Institute, Kamin Islamin, mengatakan, kegiatan pembagian masker ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat, sekaligus ajakan untuk lebih memperhatikan kesehatan diri dan keluarga.

“Tentunya ini adalah bentuk perhatian kita kepada masyarakat Mamuju ditengah kondisi kabut asap yang menyelimuti, agar dapat memperhatikan faktor kesehatan utamanya saat berada diluar rumah," ucapnya.

Melalui kegiatan ini, Malaqbi Institute berharap masyarakat semakin memahami pentingnya penggunaan masker sesuai kebutuhan, khususnya bagi anak-anak dan pengendara yang setiap hari beraktivitas di jalan raya.

Malaqbi Institute berharap kegiatan serupa juga dapat dilakukan oleh organisasi lain terlebih kepada Pemerintah daerah dalam mencegah penyakit ISPA ditengah kondisi udara yang tertutup kabut asap dampak Karhutlah.

 

Penulis: Muh Rizaldy Andi Djemmang

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua