kabarbursa.com
kabarbursa.com
banner 728x250
News  

Oknum ASN Takalar Diminta Stop Sebar Fitnah dan Berita Hoax

banner 468x60

KabarMakassar.com — Oknum Aparatur Sipil Negara Pemda Takalar diminta untuk berhenti menyebar fitnah dan berita hoax di maedia massa baik cetak maupun elektronik yang menuding oknum pejabat eselon II Takalar sebagai pengendali paket proyek di sejumlah OPD lingkup Pemda Takalar,  karena jika hal itu masih dilakukan, maka akan dilaporkan ke aparat yang berwajib.

Hal tersebut ditegaskan Konsultan Hukum Pemda Takalar, Baso DN melalui rilisnya yang dikirimkan kepada sejumlah mass media menanggapi maraknya pemberitaan terkait isu dan berita fitnah yang menuding oknum pejabat eselon II Pemda Takalar mengendalikan dan mengatur sejumlah proyek di beberapa OPD.

Pemprov Sulsel

Bahkan oknum ASN tersebut secara terang terangan menuding oknum pejabat eselon II yang dimaksudkan adalah seangkatan dan junior Pj Bupati Takalar di STPDN dan pernah menjabat di Dinas Pertanian Takalar.

"Ini sudah menjurus pencemaran nama baik karena sudah mengarah pada oknum tertentu. Kami minta oknum ASN tersebut stop menyebar fitnah dan berita hoax di mass media karena akan berdampak pada persoalan hukum yang akan dihadapi ASN itu sendiri dan terancam UU ITE," tegas Baso.

Menurutnya, jika oknum ASN Pemda Takalar yang menyebar informasi kepada mass media memiliki bukti bukti dugaan keterlibatan oknum pejabat eselon II dimaksud, maka selaku ASN seharusnya melakukan klarifikasi terlebih dahulu kepada atasannya atau langsung mengklarifikasi kepada PJ Bupati terkait hal tersebut, bukan langsung menyebarkan informasi kepada mass media yang akan menjadi berita hoax dan fitnah jika tidak dapat dibuktikan kebenarannya.

"Selaku ASN tentu harus menghormati dan menghargai atasannya sekaligus harus melakukan klarifikasi terlebih dahulu sebelum menjadi ranah dan perbincangan publik karena di beritakan di sejumlah mass media. Selaku ASN ada sejumlah regulasi dan aturan yang mengatur dalam Undang Undang Kepegawaian dan regulasi lainnya. Termasuk bagaimana bersikap dan bertindak selaku ASN. Olehnya itu jangan mudah menyebarkan isu dan berita hoax di media," harapnya.

PDAM Makassar