kabarbursa.com
kabarbursa.com
banner 728x250
News  

MUI Keluarkan Fatwa Haram Beli Produk Israel

banner 468x60

KabarMakassar.com — Majelis Ulama Indonesia (MUI) baru-baru ini mengumumkan keputusannya untuk menyatakan produk-produk Israel sebagai haram, Jumat (10/11).

 Keputusan ini diambil sebagai bentuk protes terhadap tindakan Israel yang dianggap melanggar hak asasi manusia dan melakukan kebijakan yang merugikan Palestina.

Pemprov Sulsel

MUI menegaskan bahwa langkah ini bukan hanya sebagai respons terhadap kebijakan politik Israel, tetapi juga sebagai dukungan moral terhadap perjuangan rakyat Palestina.

Mereka berkomitmen untuk mengambil langkah-langkah lebih lanjut dalam mendukung gerakan boikot terhadap produk-produk Israel.

Langkah serupa juga diambil oleh organisasi Islam terkemuka di Indonesia, seperti Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.

Kedua organisasi ini secara tegas mengecam tindakan Israel dan menyatakan solidaritas mereka dengan rakyat Palestina. Mereka mendesak seluruh umat Muslim untuk bersatu dalam boikot produk-produk Israel sebagai bentuk perlawanan damai.

Ketua Umum Muhammadiyah, Haedar Nashir, menyatakan bahwa keputusan ini adalah langkah konkret dalam mendukung perjuangan Palestina. Ia menekankan pentingnya kesatuan umat Islam dalam menanggapi konflik di Timur Tengah.

Sementara itu, Ketua Umum NU, Said Aqil Siradj, menambahkan bahwa boikot terhadap produk Israel adalah upaya bersama untuk menunjukkan bahwa dunia Islam menolak tindakan yang melanggar hak asasi manusia dan menciptakan ketidakadilan.

Keputusan MUI, NU, dan Muhammadiyah ini menciptakan momentum di tengah masyarakat Indonesia untuk lebih berpartisipasi dalam gerakan boikot produk Israel.

Sejumlah toko dan pusat perbelanjaan di Indonesia telah merespons dengan menghentikan penjualan produk-produk asal Israel sebagai bentuk dukungan terhadap pernyataan resmi ini.

Penting untuk dicatat bahwa keputusan ini memiliki dampak lebih lanjut tidak hanya secara ekonomi tetapi juga sebagai ekspresi solidaritas dengan perjuangan rakyat Palestina.

Masyarakat Indonesia diharapkan dapat terus mendukung langkah-langkah seperti ini dalam mendesak perubahan positif dan menegaskan nilai-nilai kemanusiaan.

PDAM Makassar