kabarbursa.com
kabarbursa.com
banner 728x250
News  

Lepas Mahasiswa KKN-T MBKM Unifa, Ini yang Disampaikan Wabup Selayar

banner 468x60

KabarMakassar.com — Wakil Bupati Selayar H. Syaiful Arif melepas mahasiswa KKN-T Unifa, di  Ruang Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kamis (30/11).

Dimana, Wabup Syaiful Arif melepas mahasiswa KKN-T Membangun Desa yang merupakan program yang dikomandoi oleh unit MBKM Unifa.

Pemprov Sulsel

Program ini dilaksanakan selama 4 bulan di tiga Kecamatan dan 12 Desa, yakni Kecamatan Bonto Sikuyu, dilaksanakan di Desa Patilereng, Desa Appatanah, Desa Patikarya, Desa Harapan dan Desa Binangasombaiya.

Kemudian Kecamatan Buki, dilaksanakan di Desa Bontolempangan, Desa Balang Butung, Desa Buki dan Desa Mekar Indah.

Kecamatan Bontomanai, dilaksanakan di Desa Polebungin, Desa Barugaian dan Desa Bontomarannu.

Deputi Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Muh. Bisyri mengatakan kegiatan KKN kali ini merupakan kali pertama UNIFA ke Kepulauan Selayar, khusus untuk melaksanakan kegiatan KKN-T/Membangun Desa yang di laksanakan oleh unit MBKM.

Hal ini merupakan salah satu program MBKM yakni mahasiswa melakukan kegiatan di luar kampus.

"Ini kali pertama UNIFA ke Kepulauan Selayar, sekaligus melaksanakan kegiatan di luar kampus melalui kegiatan KKN-T Membangun Desa," ungkapnya.

Tidak hanya itu, ia juga ucapkan terima kasih karena mahasiswa Unifa telah diterima dengan baik bahkan beberapa masyarakat merasa sedih melepas mahasiswa.

"Kami menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya karena mahasiswa kami diterima dengan baik, bahkan kami menyaksikan sendiri bagaimana masyarakat dan mahasiswa kami merasa berat meninggalkan lokasi KKN-T mereka, bahkan sampai bertangis-tangisan,” jelasnya.

Menurutnya, Unifa juga melakukan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Dosen di Desa Polebungin, dimana mereka melakukan kegiatan pelatihan pengolahan kopra dan menyerahkan 1 mesin untuk mengolah kopra menjadi minyak goreng.

"Ada juga kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh dosen yakni pelatihan pengolahan kopra, bahkan menyerahkan 1 mesinnya," bebernya.

Mewakili civitas akademika UNIFA, kami meminta maaf dimana selama 4 bulan ini mahasiswa kami merepotkan bapak dan Ibu desa, kami berharap ada evaluasi yang diberikan kepada kami agar kami dapat melakukan perbaikan perbaikan untuk selanjutnya.

Semoga apa yang dilakukan mahasiswa kami di lapangan dapat bermanfaat bagi masyarakat.

"Kami minta maaf karena mahasiswa kami telah merepotkan bapak dan ibu desa selama 4 bulan, semoga apa yang dilakukan selama ini dapat bermanfaat bagi masyarakat," ungkapnya.

Ada beberapa mahasiswa yang akan melanjutkan program dan ada juga yang akan melanjutkan kegiatan penelitian.

Sementara, Wakil Bupati, H. Syaiful Arif menyampaikan sebuah kisah, terjadi 1987 di Jawa, perbatasan Jabar dan Jateng, mahasiswa KKN di situ sama dengan kondisi saat ini, ada seorang gadis nangis yang kebetulan anak kades, ternyata anak gadisnya naksir kepada seorang mahasiswa, yang ternyata mahasiswa tersebut bernama Syaiful Arif. (Wakil Bupati Kepulauan Selayar).

"Di tahun 1987 lalu, hal seperti ini terjadi di Jawa, sama dengan kondisi saat ini, ada seorang gadis nangis yang kebetulan anak kades, ternyata gadis itu naksir kepada seorang mahasiswa yang bernama Syaiful Arif," candanya.

Candaan pak Syaiful membuat mahasiswa bertepuk tangan dan tertawa.

Selanjutnya, hal kedua begitu disebut Fajar, ada ikatan dengan Syaiful Arif karena Syaiful adalah mantan wartawan di pedoman rakyat, dimana saat itu Fajar dan Pedoman Rakyat sama-sama berjalan sebagai usaha media.

Untuk itu kami sampaikan terima kasih banyak sudah melaksanakan KKN-T MBKM di Kepulauan Selayar.

"Kami juga sampaikan rasa terima kasih kepada pihak UNIFA, malalui mahasiswanya telah banyak membantu kami di sini, di Kepulauan Selayar," ungkapnya.

PDAM Makassar