Langsung ke konten
News

Legislator DPRD Bulukumba Minta BPK Audit Sejumlah Proyek Janggal

Redaksi Diperbarui

KabarMakassar.com -- Anggota DPRD Kabupaten Bulukumba dari Fraksi Partai Golkar H Abu Thalib meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) agar mengaudit Proyek Gedung Satu Atap (Satap), Pantai Merpati dan juga Lapak Pedagang di Terminal Pasar Sentral Bulukumba.

Salah satu contoh yang dipaparkan oleh Thalib adalah Gedung Satap. menurutnya, ada beberapa kejanggalan pada bangunan mega proyek tersebut.

Seperti pencairan keuangan pada 31 Desember 2022 bersamaan dengan pelaksanaan PHO. 

"Masa pencairannya di 31 Desember, bersamaan dengan PHO. Apalagi menggunakan jaminan asuransi lagi," kata Abu Thalib, di Kantor DPRD Bulukumba, Jumat (31/04)

Sementara untuk Lapak Pedagang di Pasar Sentral, menurut Thalib dibangun tanpa perencanaan yang matang.

Pasalnya, lapak yang seharusnya digunakan oleh pedagang karena dampak renovasi Pasar Sentral, belum juga difungsikan hingga saat ini.

Bahkan kondisi lapak, lanjut Thalib, kini telah ada yang rusak.

"Kalau tidak diperiksa berarti ada apa-apanya. 1 Miliar itu bukan uang sedikit. Kenapa membangun toh pada akhirnya tidak dimanfaatkan," kata dia.

Terkait Lapak Pedagang, Kabid Perdagangan DP2KUKM Bulukumba Omy Kurnia punya alasan sendiri.

Bangunan lapak itu, kata dia, adalah salah satu syarat dalam pengajuan pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pada tahun 2021.

Hanya saja pengajuan pinjaman tersebut tidak disetujui.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua