KabarMakassar.com -- Anda mungkin sudah sangat familiar dengan petai. Petai merupakan pohon tahunan tropika dari suku polong-polongan.
Tanaman ini dikonsumsi pada bagian buahnya. Buah petai memiliki bentuk besar, memanjang seperti buah polong.
Dari satu bongkol dapat ditemukan sampai belasan buah. Dalam satu buah terdapat hingga 20 biji, yang berwarna hijau ketika muda dan terbalut oleh selaput agak tebal berwarna coklat terang.
Di Indonesia, masyarakat banyak yang menggemari polong-polongan ini, namun tak sedikit juga yang membencinya. Ini karena petai memiliki aroma yang agak bau seperti jengkol. Belum lagi aroma khas petai akan bertahan lama baik di mulut maupun di urin.
Masyarakat di Indonesia menginsumsi petai sebagai lalapan maupun diolah menjadi campuran sejumlah menu, seperti sambal goreng, maupun hidangan lainnya.
Di balik aromanya yang khas, tanaman bernama latin Parkia speciosa memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.
Di beberapa negara Asia Tenggara seperti Malaysia, Indonesia, Thailand, dan Fillipina, petai sudah cukup lama dijadikan sebagai obat herbal.
Petai banyak mengandung nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh diantaranya yaitu protein, lemak, karbohidrat, kalori, kalsium, zat besi, fosfor, potasium, magnesium dan vitamin C.
Selain nutrisi tersebut, petai juga kaya akan antioksidan, seperti polifenol, flavonoid, tanin, dan superoxide dismutase (SOD).
Berikut beberapa manfaat petai bagi kesehatan;
1. Menjaga kesehatan jantung
Kandungan serat, antioksidan tinggi, serta elektrolit dan mineral seperti kalium pada petai berfungsi mengendalikan agar tekanan darah tetap stabil.
Dengan begitu, jantung dapat menjalankan fungsinya dengan lebih baik yakni memompa darah ke seluruh tubuh secara lancar.
Tak hanya itu, serat dan antioksidan juga dapat membantu mencegah pertumbuhan plak pada pembuluh darah jantung, sehingga mengonsumsi petai dapat menjaga kesehatan jantung.
2. Menjaga kesehatan pencernaan
Bagi Anda yang memiliki masalah pencernaan seperti sembelit, mengonsumsi petai dapat menjadi salah satu solusi. Pasalnya, kandungan serat dalam petai berfungsi melancarkan saluran pencernaan dan mampu mengatasi bernagai masalah pencernaan salah satunya sembelit.
Tak hanya itu, petai dipercaya mampu menetralkan asam lambung serta mengurangi iritasi pada lambung. Setelah asam lambung dinetralkan, petai juga akan melapisi permukaan bagian dalam lambung.
3. Mengatasi infeksi
Beberapa studi di laboratorium menunjukkan bahwa ekstrak petai terlihat dapat membasmi kuman dan jamur penyebab infeksi. Temuan ini memberi petunjuk bahwa petai berpotensi sebagai antibakteri dan antijamur.
4. Meningkatkan kualitas tidur
Petai mengandung triptofan yang berfungsi menangani masalah terkait gangguan psikologis seperti kecemasan, perubahan emosi yang drastis, dan insomnia.
Konsumsi makanan yang mengandung triptofan seperti petai dapat membantu memberikan efek menenangkan yang alami serta membantu meningkatkan kualitas tidur.
Itu tadi beberapa manfaat petai bagi kesehatan. Perlu diketahui, mengonsumsi petai memang memberikan banyak manfaat, namun sebaiknya Anda tidak mengonsumsi petai secara berlebih. Semoga bermanfaat.
Pilihan Lain