kabarbursa.com
kabarbursa.com
banner 728x250
News  

Komite III DPD RI Kunker Bahas Persiapan Ibadah Haji dan Evaluasi

banner 468x60

KabarMakassar.com — Komite III DPD RI gelar kunjungan kerja persiapan ibadah haji 2023, memantau pelaksanaan serta melakukan evaluasi terkait permasalahan keberangkatan dan kepulangan jemaah haji. Kunjungan kerja ini digelar di lantai IV Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (31/05).

Rombongan DPD RI Komite III ini dipimpin oleh Hasan Basri dan Lily Amelia Salurapa, dimana hadir senator lainnya antara lain Almalik Pababari, Djafar Alkatiri, Rahmijati Jahja, Muh J Wartabone, dan Yance Samonsabra.

Pemprov Sulsel

Kehadiran para senator ini disambut oleh Plt Sekprov Sulsel Andi Darmawan Bintang, dimana ia menyampaikan terima kasihnya karena memilih Sulsel sebagai tempat kunker para senator dari berbagai daerah di Indonesia terkait dengan persiapan ibadah haji serta melakukan evaluasinya.

"Kami berterima kasih karena memilih Sulsel tempat kunker DPD RI, saya sampaikan jika Makassar Provinsi Sulsel menjadi Embarkasi terbaik dalam pelayanan calon jamaah haji dalam keberangkatan dan kembali ibadah haji saat ini, hal ini kerjasama yang baik didalamnya penyelenggara haji. Selain itu indikator lainnya karena Pemprov membantu dalam memberikan penyuluhan haji, mulai dari pendaftaranya hingga pemberangkatan. Selain itu juga ada bimbingan bagi jemaah haji," ujar Andi Darmawan.

Ketua Komite III DPD RI Hasan Basri mengatakan jika masih banyak persoalan- persoalan yang harus dituntaskan pemerintah dalam proses pelaksanaan ibadah haji, khususnya bagi jamaah lansia, untuk itu dalam kunjungan kerja ini, besar harapan kita menyelesaikan semua problem agar bisa di evaluasi dan dibawa ke paripurna nantinya.

Dalam kunker DPD RI ini juga dihadiri Kanwil Kemenag Sulsel, Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia Sulsel dan sejumlah stakeholder dalam penyelenggaraan penyelenggaraan ibadah haji 2023.

"Persoalan klasik lainnya juga perlu kita segera selesaikan, ada masalah pendamping dan kesehatan bagi jamaah haji khusus lansia, apalagi pendamping bagi jamaah lansia tahun ini dihilangkan, problem ini segera dievaluasi oleh pemerintah," pungkasnya.

Sementara, Anggota DPD RI Lily Amelia berpesan jika persoalan ibadah haji tahun 2023 ini menjadi bahan evaluasi dan dibawa ke rapat paripurna di Senayan. Hal ini persoalan kuota haji serta beberapa hal terkait pelayanan jemaah haji.

"Kita upayakan, terkhusus kuota haji dan daftar tunggu, saya sedih jika di Toraja itu ada yang hanya 18 orang yang berangkat haji dan daftar tunggunya capai 800 orang CHJ, sangat sedih tapi ini kita perjuangkan agar pemerintah melihat hal ini dan mendapatkan solusi dari apa yang kami lakukan saat kunjungan kerja ini di Sulsel," tegas Lily.

Untuk diketahui embarkasi Makassar akan melayani Jemaah haji dari 8 Provinsi di Indonesia Timur yakni Sulsel, Sulbar, Sultra, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat dengan total jemaah haji 15.884 orang yang terdiri dari 41 kloter, 7. 272 orang diataranya merupakan Jemaah Haji asal Provinsi Sulawesi Selatan.

PDAM Makassar