kabarbursa.com
kabarbursa.com
banner 728x250
News  

Kemenkes Apresiasi Lily Salurapa, Promosi Kesehatan Jiwa Sukses Digelar di Toraja

banner 468x60

KabarToraya.com — Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui Direktorat Kesehatan Jiwa menggelar kegiatan penggerakan masyarakat dalam upaya promosi Kesehatan Jiwa Tahun 2023 di dua kabupaten yakni Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara, Provinsi Sulawesi Selatan, 8-9 Juni 2023.

Dalam kegiatan tersebut nampak video ucapan dari Lily Amelia Salurapa senator asal Sulsel yang sedang berada tugas kunjungan di Kamboja. Ia menyampaikan rasa terima kasihnya karena telah diundang dan usulannya diterima oleh Kementerian Kesehatan RI dalam upaya promosi Kesehatan Jiwa di Toraja.

Pemprov Sulsel

"Kita bersyukur bahwa kegiatan ini sedang berjalan, atas perhatian Kementerian Kesehatan terkhusus pak Menteri kami ucapkan terima kasih. Dimana begitu peduli akan wilayah kami di Toraja Sulawesi Selatan, semoga berjalan dengan baik kegiatannya dan tidak adalagi kasus kematian remaja akibat bunuh diri, saya salut dengan edukasi dari Dirjen Kesehatan Jiwa Kemenkes RI," ucap Lily Amelia Salurapa melalui tayangan videonya di Kamboja.

Pihak Direktorat Kesehatan Jiwa yakni Bambang Tri Wahono mengatakan jika senator asal Sulawesi Selatan Lily Amelia Salurapa ini adalah inisiator dari kegiatan yang digelar Kemenkes RI dalam hal kesehatan jiwa. 

Menurut Bambang Tri jika sebelumnya senator di Komite 3 ini bersurat ke Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, sekira bulan Februari lalu. Inisiasi dari Ibu Lily Amelia Salurapa tersebut direspon cepat oleh Dirjen Kesehatan Jiwa Kemenkes RI.

"Ibu Lily Amelia Salurapa yang menginisiasi perihal ini, sebelumnya bersurat ke pak Menteri Kesehatan sekira Februari lalu, ia menyampaikan data dari tana Toraja dan Toraja Utara jika angka kematian remaja tinggi karena bunuh diri, ini jadi perhatian pak Menteri, dan kami ditugasi untuk hadir di kegiatan ini  menindaklanjuti, serta mengedukasi masyakarat di dua kabupaten ini," kata Bambang Tri Wahono, S.Kep., MPH

Untuk diketahui kegiatan penggerakan masyarakat dalam upaya promosi Kesehatan Jiwa Tahun 2023 ini digelar dua hari di dua kabupaten yakni Tator dan Torut dan masing-masing dihadiri Bupati.

Bambang menyampaikan jika kegiatan ini dilakukan upaya meningkatkan pemahaman dan mendorong peran serta masyarakat, lintas program, lintas sektor, tentang pentingnya kesehatan jiwa.

"Hari ini di Toraja Utara, sebelumnya kami di Makale Tana Toraja. Kami memberikan pemahaman untuk peningkatan literasi kepada para remaja untuk melek kesehatan jiwa dan mendukung mereka yang memiliki masalah dengan kesehatan mental. Kesehatan mental sangat penting untuk di jaga sebab jika kesehatan mental terganggu, kondisi fisik dan kualitas hidup bisa menurun. Kita tahu beberapa waktu lalu angka kematian akibat bunuh diri di Toraja di dominasi oleh remaja, untuk itu kami hadir dan memberikan pemahaman," ujar Bambang Tri Wahono saat dihubungi melalui selularnya, Jumat (9/6).

Bupati Toraja Utara Yohanis Bassang menyambut baik kehadiran Dirjen Kesehatan Jiwa Kemenkes RI, ia menyampaikan rasa terima kasihnya dalam memberikan edukasi dan pemahaman pentingnya kesehatan jiwa bagi masyarakat terkhusus remaja.

"Kita bersyukur dan berterima kasih atas hadirnya tim dari Kemenkes RI, berharap tidak ada lagi kasus bunuh diri di wilayah kita. Harapan dari edukasi ini dapat ditanamkan bagi remaja di Toraja Utara," kata Yohanis Bassang.

Untuk diketahui jika kegiatan ini juga terselenggara bak gayung bersambut, dampak kematian bunuh diri remaja di Toraja mendapat perhatian dari dr. Diana Papayungan (SpKJ), dr Hervita Diatri (SpKJ) dan Yuli Parantean atau akrab disebut oma Juli Bura.

dr Diana Papayungan menegaskan jika kegiatan tak disangkanya terwujud dan terselenggaran dengan baik. Hal ini diceritakan jika saat oma Juli sebagai penasehat membahas tentang keprihatinannya remaja yang bunuh diri dua tahun belakangan di Tana Toraja dan Toraja Utara. Kasus berlatar asmara tersebut menjadi pemicu sehingga ketiganya punya niat untuk ke Toraja menjadi voluenteer.

"Seperti gayung bersambut ini, mulanya kami bertemu di salahsatu mall di Jakarta, ada Oma Juli dan juga dr Hervita. Kami bahas persoalan kasus bunuh diri itu di kampung halaman saya di Toraja. Kami bertiga diskusi saat itu dan mengassesment faktor-faktor yang menyebabkan maraknya kasus bunuh diri itu. Nah saat itu dr Hervita yang memang ahli dalam Psikiatry Komunitas (masyarakat) melaporkan dan minta izin ke Dirjen Kesehatan Jiwa drg Vensya Sitohang. Tak disangka juga ibu Dirjen sambut dengan baik, ibunya welcome untuk membantu memberikan atensi. Tak lama dr Hervita melaporkan rencana volunteer kami, ada surat terbuka dari ibu Senator Lily Salurapa ke Menkes RI perihal mengatensi kasus bunuh diri di Toraja," kata dr Ella sapaan akrab Dokter Diana Papayungan.

Puncak kegiatan Kemenkes RI di SMK Kristen Tagari Toraja Utara sebelumnya di Gedung tammuan Mali, Kota Makale Tana Toraja. Dirjen Kesehatan Jiwa Kemenkes RI membawa dua tim, tim pertama 5 orang dan 1 dari UGM. Kemudian tim dua dari layanan gangguan jiwa 4 orang dan bersama tim TKJM Toraja Utara dan berkoordinasi dengan program lintas sektor. 

PDAM Makassar