kabarbursa.com
kabarbursa.com
banner 728x250
News  

Kasus Poliandri Berdarah di Gowa, Tewaskan 3 Orang

banner 468x60

KabarMakassar.com — Kasus penyerangan akibat poliandri menewaskan tiga orang di Dusun Pannujuang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan pada Minggu (01/10) lalu.

Sebelumnya, Poliandri dilakukan seorang perempuan berinisial ID (52) yang menikah sirih dengan FS (22) pasca berpisah ranjang dengan suami pertamanya yakni HL (60).

Pemprov Sulsel

Adapun keenam pelaku yang telah ditetapkan tersangka yakni suami pertama HL (60), MAF (23) serta HM (28), I (18), S (19) dan MT (54)

Kapolda Sulsel, Irjen Pol Setyo Boedi Moempoeni Harso mengatakan kasus Poliandri berdarah itu berawal dari ID yg memutuskan menikah dengan FS pada 2020 lalu.

Pernikahan ID dan FS awalnya baik-baik saja hingga akhirnya MAF dan HM yang merupakan anak dari suami pertama ID merasa ibunya tak lagi perhatian dengan ayahnya dan lebih memerhatikan suami mudanya.

"Motifnya adalah dendam dan salah paham. Suami pertama bercerita kepada anaknya itu bahwa dirinya kurang diperhatikan lagi lantaran ibunya lebih perhatian kepada suami kedua", ungkapnya, Jumat (06/10)

MAF dan HM lalu merencanakan aksi pembunuhan kepada suami kedua ibunya dengan memanggil dua rekannya yakni I dan S.

MAF, HM, I dan S lalu melakukan penganiayaan yang mengakibatkan suami kedua FS dan dua kerabat keluarganya yakni SU dan AB tewas di tempat.

Setelah melakukan aksinya, keempat pelaku melarikan diri ke Kota Palu, Sulawesi Tengah dengan dibantu oleh MT.

"Lima pelaku lainnya ini kami tangkap di Palu", sambungnya

Sementara sang suami pertama HL ditangkap di rumahnya yang berada di Kabupaten Takalar usai kelima tersangka lainnya ditangkap.

Keenamnya kini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Sulawesi Selatan dan disangkakan dengan sejumlah pasal yang berbeda dikarenakan para peran pelaku berbeda-beda.

PDAM Makassar