Langsung ke konten
News

Karantina Sulsel Tawarkan Cek Hewan Gratis di TPA Antang ke Pemkot Makassar

Karantina Sulsel menyiapkan layanan pemeriksaan kesehatan hewan gratis bagi sapi dan kerbau di TPA Antang Makassar untuk mencegah penyakit dan memastikan ternak aman diperjualbelikan serta dikonsumsi.

ardiyanti Diperbarui
Kepala Balai Besar Karantina Pertanian/Hewan dan Ikan (Karantina) Sulsel Sitti Chadidjah (Dok: Sinta KabarMakassar).
Kepala Balai Besar Karantina Pertanian/Hewan dan Ikan (Karantina) Sulsel Sitti Chadidjah (Dok: Sinta KabarMakassar).

KabarMakassar.com — Balai Besar Karantina Pertanian/Hewan dan Ikan (Karantina) Sulawesi Selatan (Sulsel) berencana menyiapkan layanan pemeriksaan kesehatan hewan secara gratis bagi sapi dan kerbau yang berada di kawasan TPA Bintang 5 Antang, Makassar.

Hal tersebut disampaikan Kepala Balai Besar Karantina Pertanian/Hewan dan Ikan (Karantina) Sulsel Sitti Chadidjah, saat memberikan sambutan dalam agenda penanaman pohon di TPA Antang Makassar sebagai rangkaian dari HUT,  Senin (05/10).

Ia secara langsung menyampaikan niatnya kepada Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin yang juga hadir dalam penanaman pohon.

Sitti Chadidjah mengatakan, pemeriksaan tersebut akan melibatkan dokter hewan dari Balai Besar Karantina Sulawesi Selatan dan direncanakan dilakukan secara rutin. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan ternak yang nantinya dapat diperjualbelikan maupun dikonsumsi masyarakat.

Pihaknya memiliki sejumlah dokter hewan yang dapat dilibatkan untuk membantu pemeriksaan ternak di kawasan tersebut.

“Di sini di Karantina banyak dokter-dokter hewan yang akan membantu untuk memeriksakan kesehatan hewan. Kalau Bapak Wali Kota mempercayakan ke kami, akan dibantu beberapa dokter-dokter hewan untuk secara rutin melakukan pemeriksaan terhadap kesehatan yang ada di TPA Antang ini,” kata Sitti Chadidjah.

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan menjadi penting karena ternak yang berada di kawasan tersebut berpotensi diperjualbelikan dan dikonsumsi oleh masyarakat.

Karena itu, kondisi kesehatan sapi dan kerbau perlu dipastikan sebelum masuk ke rantai perdagangan maupun konsumsi.

“Kita yakini hewan-hewan ini akan dikonsumsi oleh masyarakat, akan diperjualbelikan, sehingga kondisi kesehatan hewan ini betul-betul dipastikan sehat untuk dikonsumsi oleh masyarakat, khususnya di Kota Makassar,” ujarnya.

Sitti Chadidjah menyebut dukungan Karantina Sulsel terhadap pemeriksaan ternak tersebut merupakan bagian dari tugas lembaganya dalam mencegah penyebaran penyakit hewan terutama yang akan dikonsumsi oleh manusia.

Katanya, keterlibatan dokter hewan di lapangan diharapkan dapat membantu pemerintah Kota (Pemkot) dalam memastikan kesehatan ternak sekaligus memberikan perlindungan bagi masyarakat sebagai konsumen utama.

Layanan pemeriksaan gratis tersebut disiapkan setelah pihak Karantina Sulsel mengetahui adanya sejumlah sapi dan kerbau di kawasan TPA Bintang 5 Antang.

Karantina Sulsel selanjutnya membuka ruang koordinasi dengan Pemerintah Kota Makassar agar pemeriksaan dapat dilakukan secara berkala dan menyeluruh kepada seluruh hewan yang ada di TPA Antang.

“Kami dari Badan Karantina Indonesia akan memberikan kontribusi terkait dengan pemeriksaan kesehatan hewan gratis,” kata Sitti Chadidjah.

Dengan pemeriksaan secara rutin, kondisi kesehatan ternak di kawasan TPA diharapkan dapat dipantau lebih awal sehingga potensi penyebaran penyakit dapat dicegah dan keamanan hewan yang diperjualbelikan maupun dikonsumsi masyarakat lebih terjamin.

"Tentu kita sangat berharap bahwa dengan pemeriksaan kita dapat mendeteksi dini penyakit hewan sebelum diperjual belikan, karena saya yakin bahwa sapi-sapi ini pasti dijual dan dibeli sama sama masyarakat, sehingga perlu diperketat kesehatannya," tukasnya.
 

Penulis: Nursinta

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua