kabarbursa.com
kabarbursa.com
banner 728x250
News  

Kapurung, Makanan Khas Sulawesi Selatan yang Wajib Dicoba

banner 468x60

KabarMakassar.com — Sulawesi Selatan, dengan keberagaman budaya dan tradisinya, juga dikenal memiliki kekayaan kuliner yang unik. Salah satu hidangan khas yang patut dicoba adalah Kapurung.

Kapurung merupakan hidangan tradisional Sulawesi Selatan yang terbuat dari sagu, kelapa, dan ikan. Proses pembuatannya yang unik dan bahan-bahan alami yang digunakan memberikan cita rasa istimewa pada hidangan ini.

Pemprov Sulsel

Kapurung bukan hanya sekadar makanan lezat, tetapi juga memiliki nilai-nilai budaya. Hidangan ini sering disajikan dalam acara-acara adat, perayaan, atau sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Sulawesi Selatan.

Bagi para pecinta kuliner, mencicipi Kapurung adalah pengalaman yang tak terlupakan. Keunikan rasa dan keberagaman bahan membuatnya menjadi menu yang menggoda selera.

Dengan bahan-bahan alami dan proses pembuatan yang tradisional, Kapurung tidak hanya memikat lidah, tetapi juga mengajak kita merasakan keindahan budaya yang melekat pada makanan khas ini.

Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk menjelajahi cita rasa Sulawesi Selatan melalui hidangan lezat ini.

Bahan Utama Pembuatan Kapurung

Sagu: Merupakan bahan utama yang memberikan tekstur khas pada Kapurung.

Kelapa: Digunakan sebagai campuran untuk memberikan kelembutan pada hidangan.

Ikan: Menambahkan unsur gizi dan cita rasa khas laut pada Kapurung.

Proses Pembuatan

Menyiapkan Sagu: Sagu diproses hingga menjadi tepung yang kemudian dicampur dengan air.

Mencampur dengan Kelapa: Tepung sagu dicampur dengan kelapa parut untuk memberikan cita rasa yang lezat.

Menambahkan Ikan: Potongan ikan segar ditambahkan ke dalam campuran, memberikan keunikan rasa.

Sajian dan Penyajian:

Kapurung biasanya disajikan dalam wadah daun pisang, menambah kesan alami pada hidangan ini. Rasanya yang gurih dari kelapa, kenyal dari sagu, dan gurih dari ikan menciptakan harmoni rasa yang memanjakan lidah. (Nurul Febrianti).

PDAM Makassar