kabarbursa.com
kabarbursa.com
banner 728x250
News  

Kapolres Gowa : Pasien RS Diduga Bunuh Diri, Tak Ada Teror Maut

banner 468x60

KabarMakassar.com — Kapolres Gowa AKBP Reonald TS Simanjuntak membenarkan kasus tewasnya seorang wanita pasien RSUD Syekh Yusuf sedang didalami. Ia menegaskan tidak ada informasi teror maut di dalam rumah sakit tersebut.

"Sejauh ini pasien ditemukan tewas diduga bunuh diri. Saya tegaskan tidak teror maut di rumah sakit,"tegas AKBP Reonald saat dikonfirmasi KabarMakassar.com, Sabtu (21/10).

Pemprov Sulsel

Kapolres Gowa menyebutkan kasus tersebut sudah ditangani dan masih didalami. Dimana kejadian itu pada Sabtu (21/10) sekitar pukul. 04.30 dinihari telah ditemukan seorang pasien wanita Sitti Hajrah umur 27 tahun.

Korban merupakan IRT yang beralamat di Desa Rannaloe Kecamatan Bungaya Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Saat ini pasien diduga bunuh diri dalam WC kamar isolasi IGD RSUD Syekh Yusuf Jalan Dr. Wahidin Sudiro Husodo Kelurahan Batangkaluku Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa.

"Yang pasti kita dalami kasus itu agar segera tuntas. Jadi teror mau itu tidak benar,"katanya.

Berdasarkan kronologis pada sekitar pukul 04.30 dinihari pada saat Nursiah (mertua korban) hendak salat subuh dan membuka pintu WC menemukan korban terkapar bersimbah darah dengan usus terburai. Ia pun keluar kemudian berteriak minta tolong. 

Pasien Sitti Hajrah masuk IGD diantar oleh keluarganya dan terdaftar dibuku pasien pada Kamis (19/10) sekitar pukul 19.10 wita. 

Akibat kejadian tersebut, pihak satpan RSUD Syekh Yusuf  Muhajir mendatangi Polsek Somba Opu dan melaporkan kejadian tersebut. Jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Makassar untuk kepentingan otopsi oleh tim forensik.

"Kita sudah lakukan pemeriksaan sejumlah saksi dalam kejadian itu,"jelas AKBP Reonald.

Diketahui, pihak kepolisian melakukan pemeriksaan saksi diantaranya Nursiah, Haryadi (suami korban), Resky Awal (ponakan korban) dan Dg. Ngintang diketahui ipar korban.

Terkait kejadian tersebut diduga korban bunuh diri dikarenakan depresi dengan penyakit TBC yang dialaminya selama bertahun-tahun.

"Nah luka dibagikan tubuh korban yang ditemukan saat meninggal terus didalami. Kami akan sampaikan ke media untuk hasil dari pendalaman kepolisian,"tandas mantan Kasat Reskrim Polrestabes Makassar itu.

PDAM Makassar