KabarMakassar.com — Tumpukan sampah menggunung kini menjadi pemandangan baru di sejumlah ruas jalan di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Kondisi tersebut terlihat di kawasan Jalan Inspeksi Kanal Aroepala hingga sejumlah titik lainnya, sementara persoalan serupa juga dikeluhkan warga di beberapa wilayah.
Di Jalan Inspeksi Kanal Aroepala, Paccinongang, Kecamatan Somba Opu, sampah terlihat menumpuk di pinggir jalan hingga sebagian badan jalan. Tumpukan didominasi sampah rumah tangga dan kantong plastik yang menggunung.
Kondisi serupa disebut terlihat di Jalan Tun Abdul Razak, Jalan H.M. Yasin Limpo, Jalan Macanda hingga kawasan Bontonompo. Bahkan warga menutup akses jalan, sebagai bentuk protes karena sampah tak kunjung diangkut.
Sampah yang dibiarkan berhari-hari membuat volume tumpukan semakin besar sebelum akhirnya diangkut.
Tukas Bersih di Jalan Inspeksi Kanal Aroepala, Daeng Sija (41), mengatakan tumpukan sampah di lokasi tersebut telah berlangsung sekitar dua pekan.
"Kan sempat berhari-hari tidak diangkat, jadi tumpukannya banyak sekali. Beberapa waktu lalu diangkat, tapi tumpukan baru berkurang sedikit karena memang sudah menggunung sampahnya," kata Daeng Sija, Kamis (24/09).
Menurutnya, sampah di lokasi tersebut sebelumnya bahkan sempat menutupi badan jalan. Kondisi itu membuatnya memasang tulisan larangan membuang sampah di sekitar lokasi untuk mencegah tumpukan semakin parah dan mengganggu arus lalulintas.
Daeng Sija mengatakan pengangkutan oleh pemerintah memang sempat dilakukan. Namun, jeda pengangkutan yang dinilai cukup lama membuat sampah kembali menumpuk.
"Tumpukannya masih tetap ada karena jarak angkutnya cukup lama. Jadi sebelum diangkut lagi, sampah sudah semakin banyak," ujarnya.
Tumpukan sampah yang muncul di sejumlah ruas jalan Gowa pun menjadi persoalan yang terlihat di tengah aktivitas warga.
Sampah yang meluber hingga bahu jalan tidak hanya mengganggu kebersihan lingkungan, tetapi juga berpotensi mengganggu akses pengguna jalan.