Langsung ke konten
News

Jago Merah Lalap Delapan Rumah Petak di Bontoala Makassar

Kebakaran melanda delapan rumah petak dan kos di Jalan Tinumbu, Makassar, Sabtu dini hari. Damkarmat mengerahkan 50 personel untuk memadamkan api.

Nofisari Diperbarui
Kebakaran di Bontoala Makassar (Dok: Ist)
Kebakaran di Bontoala Makassar (Dok: Ist)

KabarMakassar.com — Kebakaran hebat melanda delapan rumah petak yang difungsikan sebagai tempat tinggal dan kos di Jalan Tinumbu Nomor 132, Kelurahan Bunga Ejayya, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Sabtu (10/10) dini hari.

Sedikitnya 50 personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar diterjunkan untuk memadamkan jago merah dalam kejadian tersebut.

Kepala Damkarmat Kota Makassar, Fadli Wellang, melalui laporan kejadian mencatat petugas menerima informasi kebakaran sekitar pukul 03.30 WITA. Lima menit berselang, armada pemadam tiba di lokasi dan langsung melakukan penanganan.

Sebanyak empat unit armada dari Posko Ujung Tanah bersama personel Markas Komando (Mako) Damkarmat Makassar diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan api.

“Informasi kebakaran kami terima pukul 03.30 WITA. Petugas tiba di lokasi pukul 03.35 WITA dan api berhasil dikuasai pada pukul 04.20 WITA,” ujar Fawel nama karibnya melalui pesan WhatsApp.

Kebakaran tersebut menyasar bangunan rumah petak dengan luas area kejadian diperkirakan mencapai 25 x 30 meter. Berdasarkan pendataan awal, bangunan yang terdampak terdiri atas delapan rumah tinggal atau kos yang dihuni tujuh kepala keluarga (KK).

Api berhasil dikuasai petugas pada pukul 04.20 WITA. Setelah proses penanganan selesai, armada dan personel meninggalkan lokasi pada pukul 05.00 WITA.

Laporan Damkarmat turut mencatat sejumlah nama pemilik bangunan, yakni Rizal Rasak, M Yunus Burhan, Nuriani Anti, Sawati, Yalusu, dan Abdul Rahman yang dikenal dengan sapaan Aco.

Sementara itu, data mengenai korban jiwa, korban luka-luka, dan kerugian material belum tercantum dalam laporan kejadian tersebut. Penyebab kebakaran juga belum dijelaskan.

"Damkarmat tentu berharap masyarakat lebih berhati-hati dalam beraktifitas dan lebih peka melihat kondisi dirumah baik listrik ataupun kompor di musim kemarau agar tidak menimbulkan kerugian pada diri sendiri," tukasnya.

 

Penulis: Nursinta

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua