KabarMakassar.com — Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) Koordinator Wilayah Sulawesi Selatan ingin memperluas peran alumni ilmu komunikasi agar tidak hanya berkutat di sektor media, tetapi juga terlibat dalam pemerintahan, dunia usaha, hingga berbagai industri.
Ketua Umum ISKI Korwil Sulsel, Andi Edy Manaf, mengatakan kompetensi ilmu komunikasi semakin dibutuhkan dalam berbagai bidang.
Potensi tersebut perlu dihimpun agar para alumni dapat memberikan kontribusi lebih luas bagi pembangunan daerah.
“Tanpa disadari, ilmu komunikasi luar biasa manfaatnya. Menjadi suatu kebutuhan industri, dibutuhkan dan ada di mana-mana,” kata Andi Edy Manaf dalam rapat koordinasi ISKI Sulsel di Black Canyon, Jalan Hertasning, Makassar, Minggu (1/11).
Wakil Bupati Bulukumba itu menilai, alumni komunikasi yang tersebar di berbagai sektor merupakan kekuatan organisasi.
Karena itu, ISKI ingin membangun jejaring sekaligus mendorong anggotanya mengimplementasikan kemampuan akademik dan profesional dalam kehidupan bermasyarakat.
Untuk mewujudkan hal tersebut, ISKI Sulsel mulai mematangkan program kerja kepengurusan periode 2025–2028. Konsolidasi internal dilakukan sebagai langkah awal merumuskan agenda organisasi dan memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
“Kita harap kita bisa berkolaborasi dengan semua stakeholder, bukan hanya di pemerintahan,” ujarnya.
Dalam kepengurusan tersebut, ISKI Sulsel memiliki lima departemen yang akan menjalankan program sesuai bidang masing-masing.
Meliputi pengembangan keilmuan dan penelitian, kompetensi profesi dan pelatihan, pengembangan karier, organisasi dan advokasi, serta komunikasi digital dan hubungan media.
Melalui pembagian bidang tersebut, ISKI ingin memperkuat kapasitas anggota sekaligus memperluas ruang pengabdian alumni komunikasi. Pembahasan program kerja juga diarahkan untuk menyesuaikan organisasi dengan perkembangan ilmu komunikasi dan kebutuhan industri.
Andi Edy Manaf berharap ISKI dapat menjadi wadah yang menghubungkan potensi para sarjana komunikasi dengan kebutuhan pembangunan daerah.
Rapat koordinasi tersebut menjadi bagian dari persiapan menuju rapat kerja untuk merumuskan program kepengurusan secara lebih terarah.
Penulis: Nursinta