KabarMakassar.com -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) mengalokasikan Rp3,7 triliun untuk pembangunan infrastruktur melalui program Multi Years Project (MYP) 2025–2027.
Program tersebut mencakup perbaikan jalan sepanjang 1.000 kilometer, rehabilitasi jaringan irigasi untuk 54 ribu hektare sawah, serta pembangunan dua rumah sakit regional di Kabupaten Gowa dan Luwu.
Rencana pembangunan itu disampaikan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dalam sambutan pada rapat paripurna peringatan Hari Jadi ke-357 Sulawesi Selatan, di Kantor Sementara DPRD Sulsel, Senin (19/10).
“Dalam rangka mewujudkan pembangunan yang adil dan merata, tahun ini dilaksanakan pembangunan infrastruktur melalui program Multi Years Project (MYP) Tahun 2025-2027 senilai Rp3,7 triliun," ujarnya.
"Proyek itu meliputi perbaikan dan peningkatan kualitas jalan sepanjang 1.000 km, rehabilitasi jaringan irigasi yang melayani 54 ribu hektar sawah, dan pembangunan 2 rumah sakit regional di Kabupaten Gowa dan Luwu,” lanjutnya.
Selain proyek tersebut, Pemprov Sulsel mendorong peningkatan kapasitas jalur utama transportasi barang dan jasa antarwilayah, termasuk akses menuju kawasan wisata dan industri.
Jalur-jalur itu diarahkan terintegrasi dengan pelabuhan dan bandara untuk mendukung kelancaran mobilitas serta distribusi barang.
Pembangunan infrastruktur juga mencakup penanganan kemacetan di wilayah perkotaan, optimalisasi sumber daya air, serta rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) bagi masyarakat kurang mampu dan korban bencana.
Pemprov Sulsel turut merencanakan penyediaan akses listrik berbasis energi baru terbarukan di wilayah kepulauan.
Di sektor transportasi publik, pemerintah provinsi akan meningkatkan layanan Trans Sulsel dengan mengintegrasikan moda kereta api, bandara, hingga pelabuhan.
Dia menyebut pembangunan infrastruktur perlu memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat di berbagai wilayah, termasuk kawasan kepulauan dan pelosok desa.
“Keterpaduan langkah ini memberikan kita optimisme bahwa setiap rupiah yang kita investasikan untuk pembangunan manusia dan infrastruktur fisik tidak hanya menjadi angka-angka statistik semata, melainkan hadir secara nyata sebagai gizi yang cukup bagi anak-anak kita, jalan dan jembatan yang memperlancar usaha warga, serta terbukanya peluang ekonomi baru bagi seluruh rakyat Sulawesi Selatan,” ujarnya.
Program MYP 2025–2027 menjadi bagian dari agenda pembangunan Sulsel yang diusung dalam tema Hari Jadi ke-357, yakni “Ekonomi Tumbuh, Swasembada Pangan, Jaya Infrastruktur”.
Penulis: Syamsi Nur Fadhila