Langsung ke konten
News

Hendak Amankan Motor, Mahasiswi di Makassar Ditodong Pisau Hingga Ponsel Dibawah Kabur

Mahasiswi di Makassar ditodong pisau saat hendak mengamankan sepeda motor di kos. Pelaku membawa kabur ponsel dan kini diburu polisi.

ardiyanti
Tampak Wajah Pelaku Todong Korban di Kost ( sholeh sibali)
Tampak Wajah Pelaku Todong Korban di Kost ( sholeh sibali)

KabarMakassar.com -- Seorang mahasiswi bernama Angel (20) menjadi korban penodongan senjata tajam di rumah kosnya di Jalan Sultan Alauddin III, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (01/10/2026) dini hari saat korban hendak mengamankan sepeda motornya setelah mendengar suara pagar indekos terbuka.

Angel mengatakan, saat itu dirinya bersama seorang teman berada di lantai dua kos. Keduanya kemudian mendengar suara pagar terbuka dan mencurigai ada orang asing yang masuk.

Korban lalu turun ke lantai satu dengan maksud mengunci stang sepeda motornya.

Namun, saat melintas di lorong kos, Angel justru berhadapan langsung dengan seorang pria yang diduga pelaku.

"Di situ ditodongkan pisau, dia bilang 'jangan teriak, kasih serahkan saja dompetmu karena saya tidak takut sama polisi'," ungkap Angel saat dikonfirmasi, Sabtu (02/10/2026).

Pelaku disebut mengenakan helm, jaket hitam, dan celana pendek.

Dalam aksinya, pelaku kemudian merampas ponsel milik korban. Angel sempat melakukan perlawanan dengan mempertahankan ponselnya hingga terjadi tarik-menarik.

Namun, pelaku akhirnya berhasil membawa kabur ponsel tersebut.

Korban menyebut ciri-ciri pelaku berkumis tebal dan bertubuh pendek.

Sosok terduga pelaku juga sempat terekam melalui kamera ponsel korban. Rekaman tersebut kemudian beredar luas di media sosial.

Kanit Reskrim Polsek Tamalate, AKP Alim Bachri, membenarkan adanya laporan terkait kejadian tersebut.

Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan dan berupaya mengidentifikasi serta mengejar terduga pelaku.

"Kasusnya masih kami lidik," ujar Alim.

Polisi masih mendalami rekaman dan keterangan korban untuk mengungkap identitas pelaku serta rangkaian kejadian dalam kasus penodongan tersebut.

 

Penulis: Soleh Sibali 

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua