kabarbursa.com
kabarbursa.com
banner 728x250
News  

Hari lingkungan Hidup, DLHK Sulsel Ajak Masyarakat Jaga Hutan

banner 468x60

KabarMakassar.com — Hari Lingkungan Hidup Sedunia atau World Environtment Day diperingati setiap tanggal 5 Juni.

Hal ini menjadi pengingat untuk masyarakat untuk bersama merawat dan menjaga lingkungan.

Pemprov Sulsel

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sulsel, Andi Hasbi Nur mengatakan momentum hari lingkungan hidup sedunia sebagai pengingat untuk pemeliharaan terhadap fungsi-fungsi dalam lingkungan.

Kata dia, urgensi lingkungan saat ini berada pada sektor kebersihan lingkungan, dan hal itu mesti menjadi atensi bersama.

"Hari lingkungan hidup adalah hari untuk kembali mengingatkan kita untuk pemeliharaan terhadap fungsi lingkungan hidup. Yang paling penting sekarang adalah masalah kebersihan," ujarnya, Senin (5/6).

Ia mengutarakan, pengelolaan sampah dan penanaman menjadi point utama karena untuk menjaga stabilitas lingkungan tentu sangat ditunjang dari luas tutupan. Apalagi kata dia, saat ini Sulsel hanya memiliki luas tutupan 0,9 persen dari luas tutupan hutan indonesia.

"Kalau melihat data kita di Sulsel itu sebenarnya di banding provinsi lain cukup bagus kita punya tutupan walaupun luasannya tidak sama dengan mereka. Kontribusi kita dari luasan hutan di indonesia hanya 0,9 tapi itu cukup bagus di banding tingkat kerusakan yang ada di provinsi lain," jelasnya.

Untuk memperingati hari lingkungan hidup, Pemprov Sulsel akan melakukan kegiatan bersih-bersih di sekitar kawasan CPI.

"kita di provinsi bersama PKK akan melakukan bersih bersih di CPI," sebutnya.

Tak hanya itu, beberapa kabupaten juga akan melakukan penanaman pohan. Salah satunya kabupaten Luwu Timur, Senin (5/6).

Ia berpandangan, menjaga kelestarian hutan itu harus mengambil peran masyarakat. Juga perlu adanya peningkatan kondisi lahan yang terbuka agar dikembalikan.

"Masalah penanganan hutan yang ini harus kita lakukan lebih bagus, mulai dari patroli, keterlibatan masyarakat juga. Kemudian partispasi masyarakat khususnya daerah sekitar kawasan karena ini juga kita harapkan jangan dia yang rusak kita arahkan juga bagaimana kita meberikan keuntungan dari hutan bukan menebang pohon tapi memanfaatkan," pungkasnya

PDAM Makassar