kabarbursa.com
kabarbursa.com
banner 728x250
News  

Gurihnya Baby Crab, Bantu Pulihkan Ekonomi Nelayan Perempuan Pesisir Maros

banner 468x60

KabarMakassar.com — Olahan baby crab atau bayi kepiting yang super gurih sangat tak asing bagi para pencinta kuliner di Makassar.

Produk olahan kepiting seperti cemilan baby crab mulai menjamur di toko-toko kuliner karena rasanya yang sangat gurih dan lezat.

Pemprov Sulsel

Salah satunya, baby crab milik Rusman, pria asal Maros yang membantu ibu-ibu dan nelayan perempuan pesisir Binanga Sangkara, Desa Ampekale, Kecamatan Bontoa, Maros untuk memproduksi baby crab menjadi olahan makanan ringan yang lezat.

Rusman mengaku usaha Baby Crab miliknya diproduksi oleh ibu-ibu dan perempuan nelayan yang sebelumnya tak memiliki pekerjaan.

Berangkat dari hal itu, Rusman mencoba menginisiasi ide memproduksi cemilan dari bayi kepiting yang dapat menjadi sumber dan pemulihan ekonomi bagi warga pesisir Binanga Sangkara.

"Sebagian warga disana tidak memiliki kegiatan apapun hanya tinggal di rumah apabila suaminya pergi mencari kepiting makanya saya terdorong untuk membangun usaha ini ini,” ujarnya, Senin (21/05).

Usaha yang dirintisnya sejak tahun 2011 itu telah memberdayakan hingga 20 ibu-ibu dan nelayan perempuan serta nelayan kepiting yang mencari bahan baku utama produksi.

Meskipun kata Rusman ia masih berusaha untuk memperkenalkan hasil produknya di seluruh Sulawesi Selatan melalui pemasaran digital atau online dengan sumber daya manusia yang terbatas.

"Kami masih berusaha memasarkan produk kami dengan online yah apalagi SDM kami terbatas," sambungnya.

Namun, hal tersebut tak menyurutkan semangat Rusman, melalui bantuan modal Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari bank BRI serta pembinaan dan pendampingan yang diberikan, ia telah berhasil mengirimkan hasil produksi baby crab ke sejumlah wilayah di Indonesia seperti di Kalimantan dan Bali

Selain itu, berkat bantuan dari Bank BRI, Rusman mendapatkan hibah alat produksi dan alat tangkap kepiting bagi nelayan yang semakin memudahkan proses produksi.

"Alhamdulillah berkat bantuan KUR dari BRI kami sudah pernah diikutkan di Jakarta dan mengirimkan produk kami ke Kalimantan dan Bali melalui jaringan dari BRI," pungkasnya.

Adapun sejumlah hasil produksi yang dikembangkan Rusman yakni mulai dari cemilan baby crab, abon kepiting, stik kepiting dan kerupuk dengan harga yang sangat terjangkau serta mudah didapatkan di toko-toko oleh-oleh yang ada di Makassar

Bahkan Rusman telah mengantongi sertifikat legalitas dan standar izin edar usaha produk baby crab miliknya

"Kami pasarkan dengan sistem titip jual di beberapa toko dan banyak juga di toko-toko oleh-oleh Makassar," ucapnya.

Rusman tak merinci pasti omset yang didapatkannya dalam sebulan namun yang pasti hal tersebut mampu memulihkan ekonomi  para ibu-ibu dan nelayan perempuan yang membantunya.

Rusman pun berharap usahanya kedepan semakin maju dan terus mendapatkan pendampingan dari BRI terutama pelatihan pemasaran digital agar dapat semakin dikenal.

"Masalah pemasaran digital kami akan lebih fokus dengan pembinaan menuju kesana," pungkasnya.

PDAM Makassar