KabarMakassar.com -- Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyindir Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, yang absen dalam peresmian ruas jalan Burung-Burung–Bili-Bili, Kabupaten Gowa, Rabu (21/10).
Momen itu bermula ketika Andi Sudirman membuka sambutannya dengan menyapa satu per satu tamu undangan yang hadir di lokasi acara.
Saat tiba giliran menyebut Plt Bupati Gowa yang baru saja ditetapkan, ia mendapati pejabat tersebut ternyata tidak berada di tempat.
Padahal, Andi Sudirman bersama wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, sudah lebih dulu hadir di lokasi kegiatan yang berada di wilayah Gowa itu. Ia pun mencari sosok pejabat tersebut sambil berseloroh di hadapan hadirin.
Mulanya, Andi Sudirman menanyakan keberadaan Plt Bupati Gowa sembari menyoroti statusnya sebagai pejabat yang baru menjabat.
“Plt Bupati Gowa, tidak ada ya? baru kelas Plt ini nda hadir sudah,” kata Andi Sudirman Sulaiman, sambil berkelakar.
Ia lalu menyebut ketidakhadiran tersebut layaknya orang yang tengah diabsen, apalagi gubernur dan wakil gubernur sudah berada di lokasi.
“Ini orang diabsen ini. Gubernur, wakil gubernur hadir, dia nda hadir,” ujarnya.
Andi Sudirman juga menyinggung bahwa acara tersebut digelar di wilayah yang dipimpin sang Plt bupati sendiri.
“Di mana ini (Plt Bupati)? cari-cari nanti. Baru (jalan ini) wilayahnya lagi, Gowa, wah pelanggaran ini,” tuturnya.
Sejumlah warga yang hadir terlihat ikut tertawa mendengar candaan tersebut. Belum diketahui alasan pasti ketidakhadiran Plt Bupati Gowa dalam acara itu.
Selain menyinggung absennya kepala daerah setempat, Andi Sudirman juga memaparkan nilai proyek yang dikerjakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di kawasan tersebut.
Pembangunan jalan ini merupakan bagian dari kontrak tahun jamak atau Multi Years Project paket satu yang nilainya mencapai ratusan miliar rupiah, dengan sebagian besar pekerjaan terkonsentrasi di ruas yang diresmikan hari itu.
"Ini kontrak Multi Years Project yang paket satu, Rp430 miliar, dan kayaknya sebagian besarnya di sini ya. Ada total lima ruas, total nilainya Rp142 miliar. Jadi, luar biasa warga kita di sini," ujarnya.
Dia kemudian beralih menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang selama ini terdampak pengerjaan jalan. Ia mengakui proses konstruksi memakan waktu cukup lama dan menuntut kesabaran warga yang setiap hari melintas maupun tinggal di sekitar lokasi proyek.
"Terima kasih banyak kepada semua. Luar biasa semua membantu di sini, tapi luar biasa juga kesabaran ta sampai baru dikerjakan sekarang. Saya mohon maaf atas nama Gubernur Sulawesi Selatan bersama Ibu Wagub, mohon maaf juga," tuturnya.
Andi Sudirman menyebut, warga harus menghadapi debu selama proses pengerjaan berlangsung, ditambah pertanyaan yang kerap muncul tentang kapan jalan tersebut rampung. Dengan diresmikannya ruas ini, ia menilai penantian warga akhirnya terbayar.
"Tentu selama pengerjaan banyak debu, kemudian banyak kesabaran kapan bisa selesai? Akhirnya terjawab," katanya.
Penulis: Syamsi Nur Fadhila