Langsung ke konten
News

Gubernur Sulsel Sebut 70 Persen Produk Lokal Dominasi Gerai Koperasi Merah Putih di Sorowako

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyebut sekitar 70 persen produk yang dipasarkan di KDKMP Sorowako merupakan produk lokal. Koperasi ini diharapkan memperluas pasar UMKM dan memperkuat ekonomi desa.

ardiyanti Diperbarui
Menteri Koperasi Ferry Juliantono, didampingi Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi meninjau gerai KDKMP Sorowako (dok. Ist)
Menteri Koperasi Ferry Juliantono, didampingi Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi meninjau gerai KDKMP Sorowako (dok. Ist)

KabarMakassar.com -- Produk lokal mendominasi gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Desa Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyebut sekitar 70 persen produk yang dipasarkan melalui koperasi tersebut merupakan produk lokal.

Dominasi produk lokal itu dinilai membuka peluang pemasaran yang lebih luas bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sekaligus mendorong perputaran ekonomi di tingkat desa.

Hal tersebut disampaikan Andi Sudirman saat meninjau KDKMP Sorowako bersama Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono, Sabtu (10/10/2026). Kunjungan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi dan Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam.

Dalam peninjauan itu, rombongan melihat aktivitas gerai koperasi yang mulai melayani kebutuhan masyarakat. Sejumlah barang yang tersedia meliputi LPG 3 kilogram, pupuk, beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), minyak goreng, serta berbagai produk UMKM lokal.

“Tentu kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto melalui Bapak Menteri Koperasi atas upaya mendorong Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih agar berjalan secara bertahap,” ujar Andi Sudirman.

Ia mengatakan, keberadaan produk bersubsidi dan produk lokal di gerai koperasi menunjukkan aktivitas usaha mulai berjalan.

“Alhamdulillah, kita melihat sudah ada transaksi, barang-barang bersubsidi mulai masuk, dan produk lokal juga telah mengisi gerai koperasi ini,” sambungnya.

Andi Sudirman berharap pengelolaan KDKMP semakin kuat sehingga koperasi dapat berperan dalam penyaluran barang bersubsidi sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Kami berharap, setelah terbitnya Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2026, tata kelola Koperasi Desa semakin kuat. Barang-barang bersubsidi yang merupakan program pemerintah dapat disalurkan melalui koperasi sehingga masyarakat bisa terlibat dan memperoleh manfaatnya,” jelasnya.

Sementara itu, Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono menilai KDKMP Sorowako memiliki kesiapan untuk dikembangkan sebagai unit usaha koperasi. Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi gerai sebelum memasuki tahapan operasionalisasi.

“Kami sudah melihat langsung bersama Bapak Gubernur dan Bupati, ini adalah Kooperasi Desa Kelurahan Merah Putih yang kita sedang persiapkan untuk memasuki tahap operasionalisasinya,” ungkapnya.

Ferry juga mendorong agar koperasi dilengkapi dengan alat dan mesin untuk mendukung penanganan pascapanen komoditas unggulan masyarakat. Sejumlah komoditas yang disebut antara lain lada, vanili, dan hasil pertanian lainnya.

“Sekali lagi kami minta doa dan dukungannya karena proses operasionalisasi ini adalah proses yang sangat penting sehingga nanti bisa memberikan keuntungan bagi Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih dan manfaat untuk masyarakat,” pungkasnya.

 

Penulis: Syamsi Nur Fadhila
 

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua