KabarMakassar.com -- Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, merespons keluhan masyarakat terkait kerusakan jalan di sepanjang sisi Tol Ir. Sutami, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar.
Perbaikan ruas jalan yang mengalami kerusakan di sejumlah titik tersebut segera dikerjakan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) karena penanganannya berada di bawah kewenangan instansi tersebut.
Kerusakan jalan terlihat di beberapa kawasan, mulai dari Tamalanrea, Parangloe hingga area pergudangan. Kondisi badan jalan yang dipenuhi lubang serta lapisan aspal dan beton yang mengelupas membuat pengguna jalan harus lebih berhati-hati saat melintas, terutama ketika arus kendaraan sedang padat.
Jalur tersebut merupakan salah satu akses yang banyak dilalui kendaraan, termasuk truk kontainer dan tronton yang mengangkut barang menuju kawasan pergudangan maupun sejumlah titik distribusi logistik di Makassar.
Intensitas kendaraan berat yang melintas turut menambah beban jalan, sementara kondisi permukaan yang rusak berpotensi mengganggu keselamatan pengendara.
Andi Sudirman mengatakan, Pemerintah Provinsi Sulsel telah berkoordinasi dengan pihak Balai Jalan untuk menindaklanjuti kerusakan tersebut. Ia menyebut perbaikan akan segera dilaksanakan oleh instansi yang memiliki kewenangan terhadap ruas jalan di sisi Tol Ir. Sutami.
“Kami sudah koordinasi dengan balai jalan, perbaikan segera dikerjakan,” kata Andi Sudirman dalam keterangannya kepada media, Sabtu (31/10).
Selain persoalan kerusakan badan jalan, kondisi lalu lintas di kawasan tersebut juga menjadi perhatian. Aktivitas kendaraan berat yang berhenti maupun parkir di bahu jalan kerap memicu penyempitan ruang lalu lintas.
Situasi ini membuat kendaraan lain harus memperlambat laju atau bergantian melintas, terutama pada jam-jam dengan volume kendaraan tinggi.
Kepadatan juga berpotensi meningkat ketika terjadi gangguan kendaraan maupun insiden lalu lintas di sepanjang jalur tersebut.
Dengan kondisi jalan yang berlubang dan permukaan aspal yang tidak rata, pengendara sepeda motor maupun kendaraan kecil harus lebih waspada ketika berbagi ruang dengan truk berukuran besar.
Persoalan ini turut berkaitan dengan kelancaran distribusi barang di Makassar. Sebab, akses di sepanjang sisi Tol Ir. Sutami menjadi salah satu jalur yang digunakan kendaraan angkutan barang untuk menjangkau kawasan pergudangan dan aktivitas logistik.
Kerusakan jalan serta hambatan lalu lintas dapat memengaruhi mobilitas kendaraan yang melintasi kawasan tersebut.
Andi Sudirman mengatakan, Pemprov Sulsel terus mendorong koordinasi dengan instansi terkait agar penanganan persoalan infrastruktur dan lalu lintas dilakukan berdasarkan kewenangan masing-masing.
Menurutnya, perbaikan jalan di kawasan tersebut diharapkan dapat mendukung keselamatan masyarakat yang menggunakan jalur itu setiap hari.
“Kami berharap masyarakat bersabar, tentu upaya untuk perbaikan jalan di kawasan tersebut segera dikerjakan balai, agat dapat meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus mendukung kelancaran arus logistik di Kota Makassar,” jelasnya.
Dengan adanya koordinasi tersebut, penanganan kerusakan jalan di sisi Tol Ir. Sutami selanjutnya menjadi tanggung jawab Balai Jalan.
Masyarakat yang melintasi kawasan Tamalanrea hingga Parangloe diharapkan tetap berhati-hati selama kondisi jalan belum diperbaiki.
Penulis: Syamsi Nur Fadhila