kabarbursa.com
kabarbursa.com
banner 728x250
News  

Faisal Amir Minta KPU Sulsel Teliti dan Responsif

banner 468x60

KabarMakassar.com — Tiga paslon sudah mendaftarkan diri ke KPU RI sebagai bakal calon presiden dan wakil presiden. Meski begitu, KPU RI tetap mesti berhati-hati menetapkan tiga paslon tersebut.

Terutama soal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal pembatalan batas minimal capres/cawapres sepanjang punya pengalaman menjadi kepala daerah.

Pemprov Sulsel

Terkait pasca putusan MK yang kini menjadi pro dan kontra, Mantan Ketua KPU Sulawesi Selatan Faisal Amir menuturkan bahwa harusnya PKPU menyesuaikan dengan putusan MK, baru bisa ditindaklanjuti.

Selain itu, untuk posisi tahapan pencalonan masih DCS, KPU Sulsel diharapkan lebih mengedepankan aturan yang sudah berjalan.

"Kita harap teman-teman KPU Sulsel betul-betul teliti dan responsif pada tahap pencalonan agar penetapan caleg pada tanggal 3 november 2023 tidak ada masalah dan sudah sesuai regulasi,"tegas Faisal Amir kepada kabarmakassar.com, Jumat (27/10).

Sementara itu, Pakar Politik dan Sosial dari Unhas, Dr Iqbal Latief menyampaikan seharusnya KPU RI bersikap hati-hati dan mencermati regulasi.

"Apakah sudah ditindaklanjuti melalui PKPU atau tidak," kata Iqbal.

Mantan Ketua KPU Sulsel ini menyampaikan jangan sampai ada pihak yang nantinya menyalahkan KPU atas proses penetapan capres/cawapres.

Dalam konteks ini, putusan KPU jangan sampai berimbas pada legalitas keabsahan calon.

Menurutnya KPU mesti tetap merujuk pada Peraturan KPU No24 tahun 2021 sesuai UU No7 tahun 2017, yang telah dibahas dan disepakati oleh DPRD dan presiden.

"Apakah PKPU sudah diubah, itu mesti melalui pembahasan DPRD,"jelasnya.

PDAM Makassar