kabarbursa.com
kabarbursa.com
banner 728x250
News  

Dugaan Pelecehan Atribut HMI, Kepala Satpol PP Minta Maaf

Dugaan Pelecehan Atribut HMI, Kepala Satpol PP Minta Maaf
Plt Kasatpol PP Sulbar, Muh. Jaun (Dok : ist).
banner 468x60

KabarMakassar.com — Satpol PP dan Damkar Pemprov Sulbar menyampaikan permintaan maaf atas insiden yang terjadi saat penanganan unjuk rasa pada Selasa (09/10) kemarin di pintu masuk Kantor Gubernur Provinsi Sulbar.

Melalui keterangan persnya, Pemprov Sulbar yang diwakili Kasatpol PP, Muh. Jaun menyampaikan klarifikasi atas insiden tersebut, Rabu (10/07). Pada saat klarifikasi hadir pula oknum Satpol yang disorot atas insiden tersebut.

Pemprov Sulsel

Plt Kasatpol PP, Muh. Jaun menjelaskan, setelah melakukan interogasi kepada anggota yang terpantau diduga melakukan pelecehan terhadap atribut HMI kata Jaun  merupakan bentuk ketidaksengajaan anggota saat mengatasi situasi di tengah aksi unjuk rasa.

“Saya selaku Kasatpol PP memberikan klarifikasi terhadap kejadian aksi unjuk rasa kemarin, atas kejadian dugaan oknum menginjak atribut  organisasi HMI Tidak ada maksud/niat melecehkan terhadap simbol organisasi dalam hal ini HMI.  Ini spontanisitas dilakukan dengan mematahkan tiang bendera untuk menghindari bambu tersebut digunakan untuk hal hal yang bisa membahayakan kedua pihak,” ucap Jaun, Rabu (10/07).

Plt Kasatpol menyampaikan, dia paham betul keberadaan HMI sebagai organisasi yang membawa keseimbangan dalam penyelenggaraan pemerintahan, sehingga tegas Jaun menyampaikan permintaan maaf dan tidak bermaksud melecehkan HMI.

“Atas nama Satpol PP sekali saya memohon maaf kepada HMI di seluruh indonesia. HMI adalah mitra kita , HMI adalah organisasi solid. Ini kekhilafan anggota dalam melaksanakan tugas. Sekali lagi tidak ada unsur kesengajaan,” tandas Jaun.

Sementara itu, anggota Satpol PP yang disorot karena diduga melakukan pelecehan dalam hal ini menginjak-injak bendera, juga menyampaikan permohonan maaf.

“Saya tidak berniat menginjak. Tujuan saya hanya mengamankan tiang yang bisa membahayakan pada situasi kondisi kemarin, agar tidak membahayakan orang lain. sekali lagi saya menyampaikan permohonan maaf kepada  HMI seluruh Indonesia,” tandasnya.

PDAM Makassar